POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Bioskop di Batam Sudah Dibuka

Bioskop Cinepolis di Mal Botania II (MB2), Batamcentre kembali dibuka untuk umum, Kamis (23/9). (Ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Sesuai dengan surat edaran Wali Kota Batam nomor 53 tahun, bioskop kembali diizinkan beroperasi kembali. Salah satu bioskop yang sudah buka untuk umum yakni, bioskop Cinepolis di Mal Botania II (MB2), Batamcentre, Kamis (23/9).

Promotion and Event Manager MB2, Lintar mengatakan, bioskop Cinepolis sudah dapat dibuka karena Pemerintah Kota Batam sudah inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek kelayakan dengan beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

“Kemarin dari pihak Pemko Batam sudah mengecek, apakah sudah layak untuk dibuka atau tidak. Akhirnya diperbolehkan dibuka” ujar Lintar.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi untuk membuka bioskop. Antara lain, calon penonton wajib vaksin dua kali dengan menunjukan aplikasi PeduliLindungi. Pengunjung wajib menggunakan masker.

“Harus vaksinasi dua kali, melalui aplikasi PeduliLindungi dapat ditracking pengunjung yang masuk. Jadi jika ada kasus terkonfirmasi mudah untuk melacak,” ujarnya.

Pihaknya juga akan mengarahkan calon penonton apabila tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi, maka staf di bioskop akan membantu untuk mengunduh aplikasi tersebut. Syarat lainnya, saat berada di dalam bioskop pengunjung tidak boleh makan atau minum, termasuk juga saat berada di dalam studio untuk menonton.

“Pengunjung tidak boleh makan dan minum, karena akan buka tutup masker. Selain itu, anak-anak di bawah usia 12 tahun dilarang masuk, tapi kalau masuk kawasan mal tidak masalah,” jelasnya.

Syarat selanjutnya, yang harus dipenuhi kapasitas studio hanya boleh diisi 50 persen dari total. Lintar mengaku masih banyak masyarakat yang belum mengetahui jika bioskop sudah dibuka. Padahal sebelumnya beberapa pengunjung mal sudah lama menantikan pembukaan bioskop tersebut.

“Sudah banyak yang nanya kapan dibuka, tapi karena pengumumannya mendadak, jadi kemungkinan besok baru agak ramai,” bebernya.

Sebelum dibuka, Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengecek kesiapan protokol kesehatan di bioskop CGV Grand Batam Mall, Rabu (22/9) kemarin. Pengecekan protokol kesehatan dimulai dari pintu masuk area bioskop, seat yang sudah diberi label silang untuk duduk berjarak, hingga akses keluar masuk yang berbeda jalur, dan penjualan tiket secara online.

Seketaris Daerah Kota (Sekdako) Batam, mengatakan kegiatan ini dalam rangka meninjau kesiapan bioskop dibuka bagi pengunjung. Sesuai dengan intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Surat Edaran (SE) Walikota Batam Nomor 53 Tahun 2021, bioskop sudah diperbolehkan dibuka untuk pengunjung.

Pada SE Walikota Batam tersebut tertuang, bioskop yang berada pada lokasi tersendiri maupun berlokasi di pusat perbelanjaan atau mall dapat beroperasi dengan ketentuan yakni wajib mengunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining atau penerapan protokol kesehatan terhadap semua pengunjung dan pegawai dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kapasitas maksimal 50 persen dan hanya pengunjung dengan kategori hijau Peduli Lindungi yang boleh masuk. Pengunjung usia kurang 12 tahun dilarang masuk. Dilarang makan dan minum atau menjual makanan dan minuman dalam area bioskop. Mengikuti protokol kesehatan yang diatur Kementerian Pariwiasata dan Ekonomi Kreatif (Kemenpar Ekraf) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Serta daftar perusahaan yang akan mengikuti uji coba ditentukan oleh Kemenparekraf.

“CGV Grand Batam Mall dan bioskop lainnya sudah siap dibuka pengunjung. Kita ingin memastikan agar bioskop mematuhi protokol kesehatan yang ada, baik itu jumlah kapasitas 50 persen diperbolehkan,” katanya, usai meninjau bioskop CGV Grand Batam Mall.

Lanjut Jefridin, pengunjung wajib membawa hand sanitizer dan pihak bioskop juga wajib menyediakan hand sanitizer otomatis. Saat memasuki bioskop pengunjung mengunakan barcode. Ia berharap saat pengunaan barcode Peduli Lindungi tersebut, pastikan tidak terjadi kerumunan sehingga pengunjung merasa nyaman saat berkunjung ke bioskop.

“Mulai pintu masuk kita berharap tidak ada benda yang disentuh,” tegasnya. (hbb)