POSMETRO.CO Metro Kepri

Kemenko Kemaritiman dan Investasi Bidik Potensi Wisata Natuna

Kemenko Kemaritiman dan Investigasi (Marves) melakukan audensi dengan pemerintah Kabupaten Natuna, tentang pengembangan desa wisata.

NATUNA, POSMETRO.CO : Bupati Natuna, Wan Siswandi dan Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda menyambut kedatangan rombongan dari Kementrian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Rabu (22/9) di Ruang Kerja Bupati Natuna, Bukit Arai.

Kehadiran rombongan dari Kemenko Marves tersebut untuk melakukan audensi dengan pemerintah Kabupaten Natuna, tentang pengembangan desa wisata.

Ikut dalam rombongan Kemenko Marves antara lain, Dr. Agnes Wirdayanti, S.IP, M.Si – Kepala Bidang Riset dan Pendidikan Parekraf. Serta Flora Sumiati Sitorus, MM selalu Kepala Bidang Pelatihan dan Sertifikasi Parekraf.

Hadir juga perwakilan dari Kemendagri yakni Kasubdit kerja sama, Dr. Agnes Wirdayanti, S.IP, M.Si dan penyelesaian perselisihan antar daerah Kemendagri, Analis Kebijakan Ahli Muda, Abdul Azis, S.Sos dan I.G.A Sindu Wirati, SH Analis Kerja Sama.

“Selamat datang kami ucapkan atas kehadiran rombongan dari Kementerian
Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) di Natuna, ” ungkap Wan Siswandi dalam sambutannya.

Pemerintah Kabupaten Natuna sebut Wan Siswandi menyambut baik kedatangan rombongan Kemenko Marves ini, karena dinilai sangat positif dan membawa angin segar untuk kemajuan Natuna kedepan.

“Semoga kedatangan Kemenko Marves
membawa dampak positif bagi daerah Natuna dan dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat,” ujar Wan Siswnadi.

Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, seperti gayung bersambut kedatangan rombongan Komenko Marves selaras dengan rencana pembangunan Natuna ke depan yang memprioritaskan sektor kepariwisataan.

Program pemerintah Kabupaten Natuna tambah Rodhial Huda sangat sejalan dengan program Pemerintah Pusat.

“Visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Natuna saat ini sangat sejalan dengan program pemerintah Pusat. Soal tempat-tempat wisata di Natuna tak perlu diragukan lagi, tinggal bagaimana cara kita untuk mendatangkan uang dengan mengandalkan destinasi wisata yang ada,” kata Rodhial Huda. (maz)