POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Singapura Bantu Vaksin AstraZeneca Untuk Batam

Walikota Batam, Muhammad Rudi (Foto-hbb)

BATAM, POSMETRO.CO: Pemerintah Kota Batam terus menyelesaikan kegiatan vaksinasi hingga 100 persen. Ketegasan ini disampaikan, Muhammad Rudi, Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusaha (BP) Batam, Selasa (7/9).

“Pemerintah akan membantu masyarakat melalui vaksinasi yang akan terus digelar, hingga 100 persen warga tervaksin,” kata Rudi saat berada di BP Batam.

Selain itu Rudi mengatakan, informasi terbaru Singapura akan membantu vaksin AstraZeneca untuk Batam. Karena, pihaknya akan terus menyelesaikan vaksinasi di Batam, yang sudah berada diangka 75 persen. Saat ini, Singapura akan menambah stok vaksin di Batam. Namun berapa jumlah yang akan dibantu Singapura, belum tahu.

“Saya telah dihubungi menteri luar negeri Singapura. Mereka akan membantu kita dengan vaksin AstraZeneca. Nanti saya telepon lagi. Mereka (Singapura) saja, orang luar membantu kita. Apa lagi kita untuk diri sendiri,” ucapnya.

Melihat kondisi negara asing yang masuk gelombang tiga Covid-19, peluang terjadi di Indonesia, termaksud Batam. Peringatan dan ajakan selalu mengikuti protokol kesehatan, disampaikan Rudi. Menurutnya, gelombang 2 Covid-19 di Batam sudah berakhir. Saat ini, kasus Covid-19, masih dalam perawatan, tinggal 165 orang.

“Batam sudah meninggalkan gelombang 2, Covid-19. Tapi perkiraan, akan hadir gelombang 3 dan gelombang 4. Kasus kembali menurun,” kata Rudi.

Untuk gelombang 3, dimungkinkan akan lebih berat tantangannya. Sehingga, diminta tetap menjaga diri dengan menerapkan prokes di antaranya memakai masker, mencuci tanga atau membawa hand sanitizer, menjaga jarak, dan lainnya.

“Kita sudah melalui gelombang 1 parah, gelombang 2 lebih parah. Jadi bagaimana gelombang 3 ini. Kita harus memproteksi diri dengan prokes. Jadi mari kita seorang guru untuk mengedukasi penduduk Batam,” ungkap Rudi.

Menurutnya, saat ini kasus di Batam sudah di bawah angka 10 persen. Di sisi lain penanganan Covid-19, Batam terbaik di Kepri.

“Makanya saya titip. Kalau covid tidak selesai, maka apapaun dilakukan Kepala BP, Wakil, deputi dan pegawai, tidak akan ada apa-apanya. Tapi kalau Covid berakhir, apa yang dilakukan akan lebih baik hasilnya,” harap Rudi. (hbb)