POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Grafik Kasus Covid-19 Terus Menurun, Tinggal 2 Kecamatan Zona Merah

Walikota Batam, Muhammad Rudi (Foto-hbb)

BATAM, POSMETRO.CO: Angka kasus Covid-19 di Kota Batam terus menunjukan penurunan. Tercatat, Senin (6/9) ada 165 orang yang masih menjalani perawatan ataupun isolasi mandiri. Kemudian, masyarakat yang terinfeksi Covid-19 sedikitnya 21 orang, lalu sembuh 21 orang, dan meninggal 1 orang.

Imbasnya, saat ini hanya dua kecamatan yang masih bewarna merah yakni Kecamatan Batamkota dan Batuaji. Sedangkan Kecamatan lainnya sudah menunjukan perubahan warna kuning dan oranye.

“Tapi untuk kelurahan sudah tidak ada lagi yang zona merah, sebagian zona kuning dan hijau. Tentu kita bersyukur dengan grafik Covid-19 yang terus menurun,” terang Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Senin (6/9).

Ia menjelaskan, penurunan jumlah kasus seiring dengan pelaksanaan vaksinasi yang mampu mencegah penyebaran Covid-19. Meskipun, masyarakat yang terpapar virus corona usai vaksin, penyembuhannya akan lebih cepat dibandingkan dengan yang belum vaksin.

“Intinya kita bersyukur, diakhir penerapan PPKM Level 3 ini angka Covid-19 terus turun. Mudah-mudahan ke depan statusnya sudah berubah menjadi Level 2 ataupun Level 1,” imbuh Rudi.

Rudi berharp pandemi Covid-19 di Kota Batam dapat segera di nol kasus. Dengan demikian ekonomi secara bertahap juga kembali normal. Dan semua sektor yang terdampak kembali bangkit.

“Sekarang semua kegiatan kita longgarkan. Tapi ingat Covid-19 masih menjadi ancaman. Jadi senjata diri dengan prokes, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, hindari kerumunan, dan rajin berolahraga,” pesan Rudi.

Sementara, Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi menambahkan, penurunan kasus Covid-19 tidak lepas dari disiplin masyarakat menerapkan prokes Sehingga, jumlah kian hari menurun, dan jumlah yang meninggal juga berkurang.

Lalu pasien yang dirawat di rumah sakit juga berkurang dan jumlah yang melakukan isolasi mandiri juga sedikit. Ini menunjukan upaya pemerintah dalam menekan Covid-19 di Kota Batam.

“Kita harapkan, semakin menurun. Setidaknya kita sudah bisa menapas sebentar. Karena, rumah sakit tingkat hunian pasien Covid-19 yang dirawat juga berkurang,” tambah Didi.

Kendati demikian, Didi mengimbau agar masyarakat juga tidak terlena. Karena, risiko terkena juga bisa saja terjadi kembali, apabila prokes tidak diterapkan dengan benar.

“Kalau bisa double masker saat beraktivitas. Sehingga, risikonya kecil terpapar. Ingat, mereka yang sudah vaksin maupun sudah jadi penyintas bisa terinfeksi lagi jika prokesnya lalai. Jadi pakai masker, cuci tangan atau basuh dengan hand sanitizer itu penting,” imbuhnya Didi. (hbb)