POSMETRO.CO Metro Kepri Karimun

Kontrak di Hotel Gembira Berakhir, Stadion Mini Kundur Jadi Pusat Isolasi Terpusat Pasien Covid-19

Bupati Karimun, H Aunur Rafiq saat meninjau persiapan fasilitas dan lainnya Stadion Mini Kundur yang dijadikan Lokasi Isolasi Terpusat Pasien Covid-19.(Foto-dok Humas Karimun)

KUNDUR, POSMETRO.CO: Bupati Karimun, H Aunur Rafiq menyiapkan Stadion Mini di Kecamatan Kundur sebagai tempat isolasi terpusat pasien COVID-19.

Hal ini dilakukan saat meninjau langsung kesiapan stadion sepak bola yang lebih sering disebut Stadion Mini Minggu (05/09) pagi.

“Pada pagi ini kita berada di stadion mini Kecamatan Kundur dalam rangka meninjau isolasi terpusat untuk Kecamatan Kundur,” ucap Rafiq.

Penerapan stadion mini itu juga seiring berakhirnya masa kontrak pemakaian Hotel Gembira Tanjung Batu yang sebelumnya dijadikan sebagai tempat isolasi terpusat yang di tetapkan oleh Pemerintah Provinsi Kepri untuk pulau Kundur selama 3 bulan terakhir ini.

“Per tanggal 5 bulan ini kontrak pemakaian Hotel Gembira yang di bantu oleh Provinsi Kepri itu akan habis, untuk itu kami mempersiapkan lokasi cadangan yaitu di Stadion mini Kecamatan Kundur,” tambahnya.

Rafiq juga mengatakan, setelah melakukan peninjauan di Stadion Mini, ia memastikan Stadion tersebut siap untuk di jadikan lokasi isolasi terpusat bagi pasien yang terpapar virus korona tersebut.

“Alhamdulillah, Tim gugus Kecamatan Kundur telah mempersiapkan Stadion ini, ada 25 tempat tidur yang saat ini sudah bisa dipergunakan juga sudah di lengkapi dengan fasilitas lain seperti, Air Bersih dan Listrik, tinggal di luar nanti akan di tambah tenda putgas,” bebernya lagi.

“Untuk Kecamatan lain seperti Kecamatan Kundur Utara kita minta Puskesmas untuk mempersiapkan bangunan lamanya, juga untuk Kecamatan Ungar dan Belat kita minta perawatan di lakukan di puskesmas masing masing,” tegasnya.

Sementara untuk Kecamatan Kundur Barat, Bupati Karimun akan meminta bantuan kepada PT. Timah untuk menyiapkan tempat isolasi terpusat. Namun dari 5 Kecamatan ini untuk pasien dengan gejala sedang dan berat tetap melakukan perawatan di RSUD Tanjung Batu atau RSUD Muhammad Sani.

Kemudian, pemindahan lokasi isolasi pasien covid-19 juga berlaku di Kecamatan lain, seperti di Pulau Karimun besar yang saat ini menggunakan Sekolah sebagai pusat isolasi.

Hal itu di lakukan, mengingat dalam waktu dekat sekolah – sekolah di Kabupaten Karimun akan kembali melakukan Pembelajaran Tatap Muka.

Setelah itu Bupati Karimun beserta rombongan berkunjung ke RSUD Tanjung Batu untuk melihat dan memberikan semangat kepada salah satu Tokoh di Kundur yaitu Bapak H. Munzir Usman yang saat ini terpapar Virus Corona.(***)