POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Perkuat Sinergisitas, Kakanwil Kepri Gelar Misi Muhibah

Kakanwil Kepri, Akhmad Rofiq saat bertemu Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dalam kunjungan Muhiba. (Foto Dok Humas Kanwil Bc Kepri)

KEPRI, POSMETRO.CO: Sejak dilantik oleh Menteri Keuangan pada 2 Agustus lalu. Kakanwil BC Kepri, Akhmad Rofiq, langsung menggelar berbagai kunjungan kepada para pemangku kepentingan di Provinsi Kepulauan Riau. Pertemuan diadakan di Batam dan Tanjungpinang. Diantara melakukan kunjungan ke Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Kapolda Kepri, Aris Budiman, Kajati Kepri Hari Setiyono, dan Danlatamal IV Tanjungpinang, Indarto Budiarto.

Kondisi pandemi dan kesibukan masing-masing pejabat, membuat pertemuan-perteman tersebut tidak dapat dilaksanakan dalam waktu bersamaan.

Selain untuk memperkenalkan diri, tujuan diadakannya rangkaian pertemuan tersebut untuk membahas sinergi dengan instansi penegak hukum seperti Polda Kepri, Kejaksaan Tinggi Kepri, dan Lantamal IV Tanjungpinang. Hal itu tidak terelakkan, mengingat kompleksitas masalah yang ada, ditambah kerawanan, serta resiko yang dihadapi petugas di lapangan.

“Dengan kondisi semacam itu, disadari bahwa Bea Cukai tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan dan bantuan aparat penegak hukum lain mutlak diperlukan. Hal itu untuk menunjang kinerja petugas bea Cukai sebagai unit patroli yang tidak saja bertugas untuk mencegah barang-barang terlarang dan ilegal untuk masuk ke wilayah RI, tapi juga yang tidak kalah pentingnya bertugas untuk mengamankan penerimaan negara,” ujar Akhmad Rofiq, ketika dimintai komentar tentang rangkaian pertemuan tersebut.

Dalam pertemuan dengan Gubernur Ansar Ahmad, Kakanwil kembali menegaskan komitmen BC Kepri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Kepri, melalui pemberian fasilitas kepabeanan. Kemudian dipaparkan sejumlah progres dan realisasi dari fasilitas yang sudah diberikan seperti ekspor perdana PT Bintan Alumina Indonesia. Selain itu, dibahas pula kerjasama dalam penanganan Covid-19, serta pengamanan jalur laut di Kepri.

Pengamanan jalur laut dirasa mutlak, karena Pemprov Kepri telah mencanangkan pemanfaatan jalur laut di wilayahnya sebagai kawasan labuh jangkar, yang akan menjadi salah satu andalan penerimaan daerah.

Pada kesempatan itu Akhmad Rofiq menyatakan,”harapan kami BC Kepri tidak hanya dikenal oleh masyarakat Kepri dengan kiprahnya memberantas penyelundupan. Kami ingin agar masyarakat Kepri juga dapat lebih mengenal kiprah kami memajukan perekonomian Kepri, sejalan dengan fungsi BC sebagai trade facilitator dan industrial assisstance.”

Rangkaian pertemuan pun dilaksanakan di Karimun. Kali ini Kakanwil BC Kepri yang menjadi tuan rumah. Seperti pada 2/9, Kakanwil berturut-turut menerima Kapolres Karimun Tony Pantano dan Dandim 0317/Tbk Agus Rediyanto. Pada dua kesempatan terpisah tersebut dibahas kerjasama antar instansi, yang tidak hanya sebatas penanganan masalah operasional dan hukum, namun juga hal yang lebih luas, seperti penanganan  Covid-19, vaksinasi, dan pengingkatan sinergi antar instasi.

Sinergi menjadi kata kunci dalam pelaksaan tugas yang lancar dan tuntas. Tidak hanya dapat mengurangi gesekan antar instansi yang memiliki mandat beragam, tapi juga dapat meningkatkan kesepahaman antar instasi yang bermuara pada tercapainya tujuan yang lebih luas, yakni tercapainya kepentingan nasional Indonesia.(***)