POSMETRO.CO Metro Kepri

Empat Kapal Pencuri Ini Rugikan Negara Triliunan Rupiah

BATAM, POSMETRO.CO : Kapal Patroli Dit Polairud Baharkam Polri KP. Bisma 8001 berhasil mengamankan 4 Unit Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Vietnam, yang tengah melakukan pencurian ikan di laut Natuna Utara.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabaharkam Polri Komjen Arief Sulistyanto, didampingi oleh Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen Pol Drs. Verdianto I. Bitticaca, Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman, Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen. Pol. Mohammad Yassin Kosasih, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin.

″Kapal Ikan Asing ini telah melakukan penangkapan ikan secara Ilegal diwilayah Laut Natuna Utara yang masuk didalam Zona Ekonomi Eksklusif dan masuk dalam wilayah perairan Indonesia,” terang Arie, Selasa (31/8).

“Saat ini kapal  tersebut telah ditarik dan sekarang berada di dermaga bersama 40 orang diamankan, terdiri dari 36 ABK dan 4 Nakhoda dengan barang bukti 4 unit kapal penangkap ikan dan 1 Ton ikan hasil tangkapan″. sambung Arief.

Arief mengatakan, untuk mengamankan wilayah Kepri, pihaknya  menempatkan 9 unit kapal di bawah komando operasi Kapolda Kepri.

“Dari 9 unit kapal tersebut saya menempatkan 1 orang perwira tinggi berpangkat Brigadir Jenderal, untuk bertugas sebagai supervisor sekaligus pengendali dan berkoordinasi dengan Kapolda Kepri untuk bekerjasama dalam pengamanan laut″ ujar Arief.

Arief juga menegaskan, pihaknya berkolaborasi dan sinergi dengan instansi terkait lainnya seperti Dirjen PSDKP, TNI AL dari Bea Cukai.

“Dengan kolaborasi ini walaupun kami bekerja dengan undang-undang yang berbeda, tetapi tekad kami satu untuk mengamankan wilayah laut Republik Indonesia kemudian menjaga kekayaan alam yang ada di laut, dengan satu tujuan jangan sampai dicuri oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” ucap Arief.

Sementara itu, Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Pol Mohammad Yassin Kosasih mengungkapkan,  pihaknya berhasil mengamankan kapal yang menyebabkan kerugian negara triliunan Rupiah.

″Kerugian negara yang berhasil diselamatkan dari empat kapal pencuri ikan ini per tahun nya bisa mencapai satu trilun Rupiah lebih,″ungkap Yassin

Dijelaskan Yassin, empat Unit Kapal berbendera Vietnam ini melakukan kegiatan ilegal fishing di wilayah laut Natuna Utara dan sebanyak 1 ton ikan yang telah ditangkap oleh mereka, dan telah dilakukan penyitaan dan penangkapan.

“Pengakuan mereka, penangkapan ikan dilakukan dengan menggunakan jaring trol yang dapat mengakibatkan kerusakan di lautan kita. Ada 36 orang ABK dan 4 orang Nakhoda yang keseluruhannya merupakan warga Negara Vietnam telah kita amankan di Direktorat Polairud Polda Kepri yang selanjutnya akan diserahkan kepada penyidik PSDK,” pungkasnya. (abg)