POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Puluhan Ribu Kaleng Bir Carlsberg Haram Masuk Batam, Bea Cukai: Tidak Ada Izin Kuota

BATAM, PM: Mei 2021 lalu, ramai berita bir Carlsberg diduga ilegal beredar bebas di sejumlah outlet resmi di Kota Batam.

Bir dalam kemasan kaleng itu ditengarai tanpa ada izin edar dari Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) Kepri.

Harga dari bir Carlsberg ini disebut- sebut jauh lebih murah dari yang resmi. Kadar alkoholnya pun tinggi, 5 persen.

Setelah ramai, instansi terkait, turun untuk inspeksi dadakan (sidak). Tapi bir Carlsberg ini mendadak hilang dari pasaran setelah dirazia oleh Disperindag Kota Batam.

Rabu, 14 Juli 2021 lalu, kontainer bermuatan puluhan ribu bir Carlsberg kaleng masuk ke Batam.

Apakah itu melalui pelabuhan resmi atau pelabuhan tikus, yang selama ini selalu ‘dikambing hitamkan’, pihak Kantor Bea Cukai Batam tidak menjelaskan secara rinci hasil tegahan di bulan Juli tersebut.

Kepala Seksi Bimbingan dan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BLKI) Bea Cukai Batam, Udani mengatakan, puluhan ribu kaleng bir Carlsberg itu ditegah di Batuampar karena tidak ada izin kuota impornya.

“Totalnya 57.072 kaleng bir Carlsberg, saat ini masih diteliti oleh penyidik Bea Cukai Batam,” kata Udani dihubungi POSMETRO, Rabu (18/8).

Kemudian, apakah nanti barang bukti tersebut dimusnahkan atau dikembalikan ke negara asal? Udani menyebut belum ada progres sejauh itu.

“Masih penelitian teman-teman penyidik Bea Cukai Batam,” imbuhnya. Terpisah Kepala BPOM Kepri Bagus dihubungi lewat WhatsApp terkait puluhan ribu kaleng bir Carlsberg yang ditegah Bea Cukai Batam, hingga berita ini diketik, belum menjawab pesan POSMETRO.(cnk)