POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Capaian Vaksinasi Pelajar di Batam Masih Rendah

Wakil Walikota Batam, Amsakar Ahcmad.(foto-hbb)

BATAM, POSMETRO.CO: Saat ini, Pemerintah Kota Batam belum mengizinkan belajar tatap muka di sekolah. Pasalnya, pencapaian vaksinasi bagi pelajar belum mencapai target.

Hal ini juga diakui Wakil Wali Kota Batam H Amsakar Achmad, Minggu (15/8). Pencapaian vaksinasi bagi pelajar di Batam masih rendah. Namun, pihaknya berupaya agar persoalan ini bisa diatasi jika vaksin tersedia.

“Memang kondisi saat ini masih rendah. Karena pertama jumlah vaksin yang tersedia kita tidak sebanyak seperti awal. Kedua, fokus kita lebih kepada yang dewasa, pelayan publik dan masyarakat umum, itu juga masih cukup banyak yang di dosis kedua belum,” jelas Amsakar.

Namun, secara keseluruhan pencapaian target vaksinasi di Kota Batam sudah diangka 70,81 persen. Pihaknya terus mengejar target yang diberikan terutama vaksinasi bagi pelajar. Karena, salah satu syarat sekolah di buka kembali semua pelajar harus vaksinasi.

“Alhamdulillah, hari ini capaian keseluruhan lebih kurang 70,81 persen (81 ke atas), berarti hampir 71 persen. Untuk pelajar kita masih sedikit, baru 31,36 persen. Jadi kalo ada vaksinnya nanti selesai. Tapi target kita memang di Agustus, angka 70 persen harus tercapai,” harapnya.

Senada juga disampaikan, Wali Kota Batam H Muhammad Rudi. Ia mengatakan pencapaian vaksinasi anak-anak atau pelajar sekolah juga belum mencapai target. Rudi ingin target vaksinasi di sekolah harus mencapai 100 persen. Sehingga, belajar tatap muka di sekolah bisa dilaksanakan kembali

“Anak-anak di sekolah vaksinasinya belum full, masih 40 persen. Kalau, 100 persen baru bisa kita buka belajar tatap muka. Tapi, kalau guru saya rasa sudah 100 persen. Saya, berharap dalam waktu dekat bisa mencapai 100 persen,” harap Rudi.

Kebijakan yang tertuang dalam, SE No 45 Tahun 2021 PPKM Level 3 untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 Kota Batam, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) No 32 tahun 2021 tentang PPKM level 3, level 2 dan evel 1 serta mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19. Kota Batam ditetapkan sebagai PPKM level 3.

Di mana dalam aturan tersebut terlampir bahwa pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas ataupun pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03/KB/2021, No 384 Tahun 2021, Nomor HK 0108/MENKES/4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen. Kecuali untuk SOLB MILB SMPLB dan SMLB, MALB maksimal 62 persen sampai dengan 100 persen. Dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik perkelas 2. Kemudian, PAUD maksimal 33 persen dengan menjaga jarak minimal 15 meter dan maksimal 5 peserta didik perkelas. (hbb)