POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Batam Belum Berlakukan Sekolah Tatap Muka

Walikota Batam, Muhammad Rudi. (Foto-ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Proses belajar tatap muka di sekolah dengan kapasitas maksimal 50 persen masih belum diberlakukan, meskipun Batam turun level menjadi III. Hal ditegaskan, Wali Kota Batam H Muhammad Rudi, Jumat (13/8).

“Masih belum, level 3 nya masih belum mengizinkan. Ini tergantung daerahnya masing-masing,” ujar Rudi.

Jelasnya, jika tatap muka di sekolah diberlakukan dengan kapasitas 50 persen diberikan, menurut Rudi tidak akan efisien. Selain itu kendala lainnya, tenaga pengajar juga tidak siap.

“Kalau, kapasitas 50 persen ini kita bagikan sekian shif. Kita khawatirkan gurunya belum siap juga. Makanya, belum kita berikan” beber Rudi kembali.

Selain itu, pencapaian vaksinasi anak-anak atau pelajar sekolah juga belum mencapai target. Rudi ingin target vaksinasi di sekolah harus mencapai 100 persen. Sehingga, belajar tatap muka di sekolah bisa dilaksanakan kembali

“Anak-anak di sekolah vaksinasinya belum full, masih 40 persen. Kalau, 100 persen baru bisa kita buka belajar tatap muka. Tapi, kalau guru saya rasa sudah 100 persen. Saya, berharap dalam waktu dekat bisa mencapai 100 persen,” harap Rudi.

Kebijakan yang tertuang dalam, SE No 45 Tahun 2021 PPKM Level 3 untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 Kota Batam, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri) No 32 tahun 2021 tentang PPKM level 3, level 2 dan evel 1 serta mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19. Kota Batam ditetapkan sebagai PPKM level 3.

Di mana dalam aturan tersebut terlampir bahwa pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas ataupun pembelajaran jarak jauh berdasarkan Keputusan Bersama Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 03/KB/2021, No 384 Tahun 2021, Nomor HK 0108/MENKES/4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen. Kecuali untuk SOLB MILB SMPLB dan SMLB, MALB maksimal 62 persen sampai dengan 100 persen. Dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik perkelas 2. Kemudian, PAUD maksimal 33 persen dengan menjaga jarak minimal 15 meter dan maksimal 5 peserta didik perkelas. (hbb)