POSMETRO.CO Metro Kepri Natuna

Pemda Natuna Longgarkan PPKM

Pemda Natuna Longgarkan PPKM

NATUNA, POSMETRO.CO : Menindak lanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2021, tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, level 2 dan level 1, serta mengoptimalkan posko penanganan virus corona disease 19 di tingkat desa dan kelurahan, pemerintah Kabupaten Natuna melonggarkan aturan melalui surat edaran Bupati NatunaNomor 209 Tahun 2021.

“Surat edaran tersebut sesuai hasil keputusan rapat koordinasi SATGAS Penanganan Covid-19 Kabupaten Natuna Tentang Pelaksanaan PPKM pada tanggal 10 Agustus 2021,” ungkap Pj Sekda Natuna, Boy Wijanarko Varianto, Rabu (11/8).

Surat Edaran Bupati Natuna tersebut sebut Boy Wijanarko Varianto diantaranya pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh.

“Kemudian bagi satuan pendidikan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen,” sebut Boy Wijanarko.

Untuk SDLB, MILB, SMPLB dan SMLB, MALB tambah Boy Wijanarko maksimal 62 persen sampai dengan 100 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 (lima) peserta didik per kelas.

Untuk PAUD, tambah Boy Wijanarko maksimal 3 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

“Sedangkan pelaksanaan kegiatan di tempat kerja/perkantoran, diberlakukan 75 persen, dan 25 persen dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat,” tambah Boy Wijanarko Varianto lagi.

Selanjutnya, sambung Boy Wijanarko pelaksanaan kegiatan ibadah seperti di Masjid, Mushala, Gereja, Pura dan Vihara serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah, dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

“Sedangkan pelaksanaan kegiatan pada area publik seperti taman umum, tempat wisata, tempat hiburan maupun kegiatan seni, budaya dan sosial kemasyarakatan yang dapat menimbulkan keramaian dan kerumunan ditutup untuk sementara waktu,” kata Boy Wijanarko.

Untuk pelaku perjalanan domestik yang menggunakan transportasi umum jarak jauh seperti pesawat udara dan kapal laut ujar Boy Wijanarko harus menunjukkan kartu vaksin, minimal vaksinasi dosis pertama.

“Bagi masyarakat yang akan masuk ke wilayah Natuna yang tidak tidak dapat menunjukan persyaratan perjalanan sebagai mana diatur dalam ketentuan yang berlaku maka akan dikarantina ditempat karantina,” Kata Pj Sekda Natuna, Boy Wijanarko. (maz)