POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Rampok Berpedang di Bengkong: Tetangga Rampok Tetangga

BATAM, PM: Hayatul Hajra masih merasakan trauma. Pasca rumahnya dimasuki rampok itu, Hayat panggilan ibu tiga anak ini memilih berlindung di rumah keluarganya di perumahan lain kalau malam hari.

“Pagi sampai sore saya di rumah. Ngantar anak ngaji, les. Tapi malam tidur di rumah kakak,” ujar Hayat saat dihubungi POSMETRO, Senin (2/8). Pelaku, di hari kejadian ditangkap. Istri dari Muzamil ini sudah tahu. Dan pelakunya itu tetangganya di sebelah rumah.

Lantas bagaimana keseharian Endah, pelaku rampok dimata Hayat. Setahu dia, di rumah Blok A2 No 20 itu, dihuni 3 orang. Suami istri, satunya adalah pelaku. Tapi, ibunda Zidan ini tidak pernah bertegur sapa sama sekali dengan pelaku.

“Bertegur sapa hanya dengan istrinya, namanya A***l. Cuma sekadar panggil ‘Kak’ gitu. Atau dia panggil anak saya juga, Zidan. Itu aja, nggak pernah ngobrol banyak-banyak,” katanya.

Apa pekerjaan pelaku, wanita asal Jawa itu tidak tahu persis. “Kalau suaminya A***l ini kata si pemilik rumah, kerjanya di bengkel. Kalau pelaku nggak tahu,” terangnya. Hayat pun memaklumi, keluarga ini jarang bersosialisasi, mungkin merasa orang baru dan menyewa di pemukiman itu.

“Kalau keluar palingan ke pasar atau berbelanja keperluan dapur. Tapi ada juga menerima tamu,” timpalnya. Hayat melanjutkan, mobil Suzuki X-Over bercat silver metalik miliknya itu dari bulan Februari lalu tidak beranjak dari teras rumah.

“Cuma dipanasin 3-4 hari sekali. Terakhir dibawa keluar bulan Februari kemarin. Tapi yang bawa teman. Saya tak berani bawa, walaupun sudah punya SIM,” imbuhnya.

Pasca kejadian Hayat tak pernah kepikir atau curiga dengan tetangganya itu. Apalagi saat dirinya mengurusi mobil yang ditinggal suaminya ke Singapura itu.

Nah, malam usai kejadian, setelah menerima telepon Muzamil dari Singapura, perangkat dan RT serta tetangga di depan, datang ke rumah Hayat untuk memastikan kondisinya.

“Yang datang ke rumah RT, Pak Sugeng tetangga depan rumah, terus perangkat RW dan keluarga saya.  Tapi paginya, baru A***l datang ke rumah,” sebut Hayat.

Terkait sepeda motor metik yang diamankan polisi, setahu Hayat itu punya pelaku. “Motor itu ditinggal di kavling, bannya kempes, belakang perumahan, tak jauh dari rumah,” katanya lagi.

Sejauh ini Hayat masih menunggu kabar dari kepolisian. “Saya mau cepat ini selesai, pelaku dihukum setimpal, kalau bisa barang-barang saya kembali,” harapnya. (cnk)