POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Atasi Pandemi Pulihkan Kembali Ekonomi Batam

Walikota Batam, Muhammad Rudi. (foto-Ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Sejak pandemi Covid-19 mewabah setahun lebih dampak terbesar yang terganggu adalah sektor ekonomi. Hal ini diungkapkan Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Kamis (10/6) malam.

Bukan saja Indonesia namun hal tersebut juga dialami seluruh negara. Maka dari itu ia mengingatkan kembali bahwa kerja menekan Covid-19 sejalan dengan upaya menggeliatkan ekonomi.

“Sudah setahun lebih covid, pasti kita rasakan betapa ekonomi susah dan aktivitas masyarakat terganggu, tugas kita agar covid ini teratasi,” katanya.

Meskipun saat ini pihaknya fokus membangun Batam. Maka tidak heran pembangunan yang telah dilakukan menstimulus masuknya investasi. Namun kini, investor masih menahan diri karena penyakit yang belum sepenuhnya teratasi.

“Sekarang banyak yang mau masuk, mereka sedang menunggu. Karena pandemi masiha ada,” ujar Rudi.

Bahkan, investasi yang ingin masuk nilainya mencapai puluhan triliun. Menjemput kejayaan Batam inilah salah satu alasan Rudi fokus mengembangkan infrastruktur baik jalan, bandara, pelabuhan hingga menyiapkan KEK Kesehatan bertaraf internasional.

“Kita atasi pandemi, ekonomi akan kembali bergairah kembali. Investasi dan pariwasata akan hidup. Itu harapan kita semua,” harapnya.

Kini upaya menekan pandemi terus dilakukan baik dengan intens mengingatkan masyarakat agar tetap menjalankan prokes maupun melaksanakan vaksinasi. Terkait vaksinasi, ditargetkan setidaknya 70 persen dari populasi warga Batam harus divaksin. Rudi ingin vaksinasi segera tercapai.

“Ajak semua masyarakat 18 tahun ke atas ikut vaksin, saya kira petugas kita siap melayani,” ajak suami Marlin Agustina itu.

Rudi mengatakan, upaya penegakan prokes dan tracing pasien terkonfirmasi tanpa gejala, kini telah menunjukkan hasil. Hal ini terlihat dari jumlah warga yang dirawat di Asrama Haji maupun di rumah-rumah sakit banyak yang sembuh. Namun demikian, sosialisasi ke masyarakat harus tetap dijalankan agar kasus tidak bertambah kembali.

“Di lapangan juga harus kita upayakan agar kasus tidak bertambah. Kita gencar lakukan sosialisasi, imbauan prokes harus kita giatkan,” pungkasnya. (hbb)