POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Tidak Ada WFH di Pemko Batam ?

Walikota Batam, Muhammad Rudi. (Foto-hbb)

BATAM, POSMETRO.CO: Pemerintah Kota Batam tidak menerapkan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah. Ketegasan tersebut disampaikan Wali Kota Batam Muhammad Rudi, usai rapat paripurna, Selasa (18/5).

“Tidak ada WFH, semua masih berkerja seperti biasa,” tegas Rudi.

Namun, ia meminta aparatur sipil negara (ASN) untuk tetap dan melakukan peningkatan penerapan protokol kesehatan. Hal ini dikarenakan klaster ASN yang terinfeksi Covid-19 juga bertambah.

“Saya minta tetap patuhi Protkes, kalau sudah dirasa badan kurang bagus segera periksakan diri, guna mengantisipasi dini penyebaran,” pesan Rudi.

Saat ini, Rudi mengaku, grafik kasus Covid-19 sudah menurun, meskipun jumlah penambahan kasus lebih banyak dari pada yang sembuh. Langkah pencegahan di kalangan ASN adalah tes antigen, dan yang positif langsung diminta isolasi mandiri dan dilakukan tracing terhadap kontak erat.

Mengenai pemberlakuan sanksi denda, Rudi mengungkapkan belum bisa mengambil kebijakan terkait hal tersebut. Hal ini mempertimbangkan ekonomi masyarakat yang belum pulih.

“Karena mengingat menimbang, dan memutuskan sanksi denda belum bisa saya berlakukan,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin menyampaikan, ASN yang telah melaksanakan tes antigen, namun hasilnya positif, diminta langsung untuk tidak berkerja dan menjalani isolasi mandiri.

“Kalau hasilnya positif, langsung kita minta tidak masuk kerja dulu. Sebagai langkah antisipasi penyebaran di lingkungan ASN,” ungkapnya.

Jefridin mengingatkan, agar ASN lebih mendisiplinkan diri dengan peningkatan prokes di lingkungan kerja, keluarga, dan ketika bertugas di luar. Pegawai juga wajib menjalani tes antigen usai kembali dari luar kota. Ini untuk memastikan tidak sebaran virus di lingkungan kerja.

“Intinya tetap menjaga diri. Kemarin kita sudah uji, karena pegawai pasti sudah melewati masa lebaran dan bersilaturahmi dengan saudara-saudara mereka,” imbau mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Batam itu. (hbb)