POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Ribuan Kemasan Makanan Disita BPOM 

Ratusan produk Pangan disita BPOM. (Foto-ria)

BATAM,POSMETRO.CO: Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Batam menemukan ribuan kemasan pangan yang tidak layak dikonsumsi.

Kepala Balai POM di Batam, Bagus Heri Purnomo menyatakan pihaknya mengawasi 53 sarana yang tersebar di tujuh kabupaten kota di Kepri. Dari seluruhnya, diketahui 50 sarana di antaranya memenuhi ketentuan.

“Ditemukan pangan tanpa izin edar 1.055 kemasan, atau 86,3 persen, senilai Rp41.463.700,” kata Bagus di Batam, Senin.

Menurut dia, pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah pangan tanpa izin edar.

Pelanggaran paling banyak terjadi di Kota Batam dibanding di kabupaten kota lain di Kepri.

Pangan tanpa izin edar itu umumnya adalah barang impor.

“Produk tanpa izin edar belum dijamin keamanan mutinya oleh pemerintah. Barang impor harus melakui evaluasi untuk didaftarkan,” ujar Hari.

Dan itu bisa saja memberikan efek pada kesehatan. Selain tidak ada izin edar, Balai POM di Batam juga menemukan produk pangan rusak sebanyak 10 kemasan atau 0,85 persen.

“Ini kecil. Alhamdulillah,” ujarnya

Balai POM juga menemukan produk kedaluarsa 112 kemasan atau 9,516 persen.

Pihakmya memberikan peringatan administrasi kepada sarana yang melanggar, sekaligus pembinaan agar tidak mengulangi kesalahannya.

“Produknya kami minta mereka untuk memusnahkan disaksikan kami, langsung hari itu juga,” ungkapnya.

Sementara itu, sarana distribusi pangan yang diawasi meliputi importir, distributor, toko, supermarket, pasar tradisional, pembuat dan penjual parsel serta pangan berbuka puasa. (abg)