POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Pasien Covid 19 di RSUD EF Batam Terus Bertambah

BATAM, POSMETRO.CO : Masa pandemi covid-19 belum belum berakhir. Artinya masyarakat harus tetap patuhi protokol kesehatan (prokes). Sebab sebulan belakangan, pasien covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Embung Fatimah (RSUD-EF) Batuaji  terus meningkat.

Seperti yang disampaikan Wadir Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD-EF, Dr drg Sri Rupiati, sebulan bekalangan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit milik pemerintah itu terus meningkat

“Minggu ke minggu naik. Saat ini, jumlah pasien yang dirawat ada sebanyak 34 orang, empat hari lalu jumlahnya masih 23 orang,” ucapnya, Kamis (22/4).

Sri Rupiati mengatakan, peningkatan ini karena ada beberapa pasien menjalani perawatan medis umum yang terdeteksi positif covid-19. Selain itu, ada juga tambahan dari pasien di IGD, Poli rawat jalan ataupun inap.9

“Penambahan pasien ini merupakan hasil pengecekan antigen dari pihak RSUD-EF terhadap pasien yang berobat. Ada yang terdeteksi saat masih di IGD, ada juga yang terdeteksi saat menjalani pengobatan di poli klinik rawat jalan,” tegasnya.

Tambahan pasien dari hasil pengecekan antigen di IGD, poli rawat jalan atau pun inap ini tentu memberikan rasa khawatir. Diprediksi penyebaran covid-19 di lingkungan masyarakat telah meluas.

“Jadi perlu kesadaran semua pihak, untuk kembali memperhatikan protokol kesehatan, demi menekan ataupun memutuskan mata rantai penyebaran wabah yang menggemparkan dunia ini,” tegasnya.

Sri Rupiati menjelaskan, penambahan pasien ini masih di luar deteksi tim gugus. Sebab semua pasien umum ataupun keluarga pasien di RSUD-EF akan dicek terlebih dahulu, sebelum menjalani penanganan medis.

“Seperti kemarin, ada keluarga pasien yang mengeluh tak enak badan. Setelah kami cek, ternyata sudah positif. Bisa saja sudah banyak yang terinfeksi, makanya perlu kewaspadaan dan selalu patuhi prokes,” pungkasnya.

Sementara pantauan di lingkungan masyarakat, sudah banyak warga yang abaikan prokes. Hal itu terlihat di tempat pembelanjaan, baik pasar tradisional, pasar basah, mall, super market dan aktifitas warga lainnya

Selain itu, tempat tongkrongan dan tempat keramaian lainnya sudah jarang menyediakan tempat cuci tangan. Jaga jarak antara warga pun sudah jarang dilakukan, padahal penyebaran covid-19 sangat cepat jika ada seseorang yang positif. (jho)