POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Sampah Berserakan di Bundaran Punggur, Ini Penyebabnya…

Truk sampah yang terbalik di Bundaran Punggur.

BATAM, POSMETRO.CO : Eriko S lalai di Jalan Sultan Hasanuddin. Tepatnya di Pundaran Punggur, Nongsa, truk yang dikemudikannya ambrol, Jumat (16/4) sekitar pukul 10.00 WIB.

Sampah rumah tangga yang baru saja diangkutnya dari wilayah Seibeduk, tumpah semua ke jalan.

“Terbalik, muatannya lebih,” ucap sang supir singkat yang baru saja mengakhiri komunikasi nya dengan seseorang di balik telepon.

Dia terlihat panik. Rekannya yang lain ikut membantu membersihkan sampah yang mulai bercecer di jalan. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Memang, jalan di dekat bundaran jadi kotor. Kendaraan yang melintas di ruas jalan protokol menuju Bandara Hang Nadim- Pelabuhan Telaga Punggur pun mengurangi laju kecepatannya.

Kabid Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Faisal Novrieco menyebut, kejadian itu adalah human error atas kelalaian supirnya.

Diakuinya memang, truk sampah berplat merah bernomor polisi BP 9029 C itu sedang over kapasitas.

“Bawa muatan terlalu banyak. Tapi dia (supir) hari-hari bawa mobil itu harusnya sudah ngerti lah. Ini tidak, di tikungan main gas,” sesal Faisal saat dihubungi POSMETRO, usai kejadian.

Padahal lanjut Faisal, truk ambrol tersebut baru selesai perbaikan. “Baru semalam keluar dari bengkel. Karena memang sudah lama rusak,” singgungnya. Akibat bak truk yang terbalik, kata Faisal pennya jadi patah dan butuh waktu untuk perbaikan.

Faisal menambahkan, Januari lalu kejadian serupa juga terjadi. “Tapi armada Sagulung. Main gas, pas tikungan muatan berlebih ya terbalik lah,” kenangnya.

Eriko S, sebut Faisal sudah bekerja sejak 2017 lalu. Saat ini ada sekitar 120 armada beserta supir dan yang bertugas mengangkut sampah di kota Batam. Pihaknya akan mengambil tindakan tegas kepada supir yang lalai.

“Harusnya dirawat lah seperti mobil sendiri,” tambahnya. Terkait armada sampah baru, Faisal mengaku ada anggaran baru tahun ini untuk 5 unit truk ambrol. “Truk ambrol ini untuk yang tidak layak jalan,” imbuhnya.

Sedangkan tahun lalu, DLH Kota Batam dapat armada hibah dari Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam untuk menyisir lokasi wisata pantai dan wisata kuliner. (cnk)