POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

SP III Tak Digubris, Bangunan di Row Jalan Digusur

Tim Gabungan saat menggusur bangunan liar di row jalan.

BATAM, POSMETRO.CO : Untuk melancarkan proyek pembangunan dua jalur jalan Diponegoro Batuaji, Tim Terpadu Kota Batam mengggusur paksa bangunan yang berdiri di row jalan, Kamis (8/4) siang.

Dalam penertiban tersebut, warga memberikan aksi protes karena belum mendapatkan sagu hati.

Imam Tohari, Kasi Trantib Satpol-PP Kota Batam menyebut ada 54 bangunan dan kios liar yang berdiri di row jalan Diponegoro. Bagunan tersebut di mulai dari Simpang Tobing, gerbang masuk Batam Hills Golf dan di sekitar Simpang Basecamp, Batuaji

“Penghuni rumah sudah diberi SP III, tapi tidak digubris. Hari ini dibongkar paksa karena memang untuk kelancaran proyek jalan dua jalur,” ucap Imam Tohari.

Imam Tohari melanjutkan, sisi kiri dan kanan pemukiman (atau lahan kosong) sudah diratakan semua untuk pembukaan jalan baru. Maka dengan terpaksa, bangunan di row jalan itu pun harus dibongkar biar proyek tersebut cepat rampung.

“Proyek jalan dua jalur ini sangat dinantikan masyarakat umum, jadi rumah di row jalan harus cepat ditertibkan supaya tak ada hambatan lagu,” tegasnya.

Imam Tohari mengakui, pembongkaran rumah di row jalan sempat menuai protes dari warga. Warga yang tinggal di sana menuntut sagu hati, namun pemerintah tidak bisa memenuhi karena proyek ini untuk kepentingan bersama

“Untuk ganti rugi atau sagu hati tak ada karena ini proyek pemerintah untuk pembangunan jalan. Kita jalankan sesuai protab, yang penting SP I, II dan III sudah kita layangkan,” pungkas Imam Tohari.

Pantauan di lapangan, penggusuran ini sempat diwarnai aksi protes dari penghuni bangunan dan kios liar. Pasalnya harapan warga untuk mendapatkan sagu hati dari pemerintah belum terpenuhi.

Meski warga berusaha memberikan penolakan, namun tim terpadu tetap melaksanakan penggusuran dengan menggunakan dua unit alat berat. Satu persatu bangunan liar, dirobohkan hingga mengharuskan para penghuni row jalan  pindah dari lokasi tersebut.

Di ketahui juga, pemerintah pusat melalui kementerian PUPR sudah mengeluarkan anggaran yang cukup besar demi pembukaan jalan dua jalur ini. Proyek ini sudah berjalan sejak Februari dengan harapan agar arus lalulintas bisa berjalan lancar. (jho)