POSMETRO.CO Metro Kepri Karimun

Di Karimun Ada Lima Agen Gas Melon, Total Kuota 136.761 Tabung

Yosli

KARIMUN, POSMETRO.CO : Kelangkaan gas LPG 3 kg bukan pertama kali terjadi di Kabupaten Karimun, namun acap kali kejadian seperti ini terjadi. Pemerintah pun mendeteksi, adanya pembeli di luar daftar yang seharus mendapatkan gas untuk orang miskin itu.

Disebutkan kepala Dinas Perindustrian perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Kabupaten Karimun, M Yosli, Kamis (1/4) di Kabupaten Karimun terdata 45.587 KK yang berhak menerima gas 3 Kg.

“Jumlah KK 45.587 jadi di kali 3 tabung per KK, jadi totalnya 136.761 tabung kuota yang diberikan ke Kabupaten Karimun,” terang Yosli.

Jika adanya pembeli di luar itu, lanjutnya tentu mengganggu stok gas 3 KG yang ada sehingga memicu kelangkaan.

“Di lapangan kita bisa lihat orang yang di masuk katagori mampu, memiliki mobil membeli gas 3 kg. Ini yang di sayangkan, harusnya mereka tidak pantas menggunakan itu, karena bukan hak nya,” tambah Yosli.

Pernyataan Yosli bukan tidak berdasar, survey yang dilakukan di lapangan terjadi penurunan drastis penjualan gas 12 kg di pasaran. Hal ini jelas salah satunya dikarenakan beralih ke gas Melon Memang kita lihat harga gas LPG 3 kg lebih murah, satu tabungnya Rp25 ribu, untuk 12 kg butuh 4 tabung jika di kalikan hanya Rp100 ribu.

“Sementara gas 12 kg harganya Rp170 ribu. Jika menggunakan gas 3 Kg secara ekonomi hemat Rp70 ribu. Tapi kita harus ingat sekali lagi, Gas 3 Kg itu untuk masyarakat miskin. Dan di tabung tertulis khusus masyarakat miskin,” tandas Yosli.

Disebutkan Yosli, di Kabupaten Karimun ada 5 agen penyalur gas 3 kilogram. Diantaranya PT Petronas Jaya Abdi, Cipta Nusa Indonesia (CNI) dan Prima Jaya Sukses yang daerah penyaluranya di Pulau Karimun Besar.

Kemudian dua perusahaan lagi yakni PT Bintang Abadi Sejahtera, dengan wilayah edar Pulau Kundur serta PT Lestari Cipta Prima Sakti dengan Wilayah Edar di Pulau-pulau lainnya seperti Moro, Buru, Belat dan lainnya.(ria)