POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Perusahaan Rusia Bidik Batam untuk Bisnisnya

Deputi Kantor Perwakilan Perdagangan Rusia, Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia, Pavel Sorokin didampingi Kepala Divisi Ekspor Perwakilan Perdagangan Rusia, Ilya Shirmanov, di Marketing Center BP Batam, Kamis (10/12).

BATAM, POSMETRO.CO: Diuntungkan dengan letak kawasan yang strategis dan kegiatan perdagangan yang baik, Batam dibidik perusahaan Rusia. Melalui Kantor Perwakilan Perdagangan Rusia, Kedutaan Besar Rusia kunjungi kantor BP Batam.

“Kami menyadari Batam salah satu dari pusat bisnis di Indonesia,” ucap Deputi Kantor Perwakilan Perdagangan Rusia, Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia, Pavel Sorokin didampingi Kepala Divisi Ekspor Perwakilan Perdagangan Rusia, Ilya Shirmanov, di Marketing Center BP Batam, Kamis (10/12).

Pavel menyebut, Batam sangat menarik dengan regulasi-regulasi yang tepat untuk para pebisnis. Pihaknya telah membidik Batam sebagai salah satu wilayah tujuan investasi dengan mengedepankan teknologi sains, seperti aeronavigasi hingga perkapalan.

“Kami menyiapkan para pengusaha Rusia melalui asosiasi perdagangan, serta menggandeng BP Batam sebagai lembaga pemerintah untuk menyokong persiapan para pengusaha Rusia berinvestasi di Batam,” timpalnya.

Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Syahril Japarin, memaparkan lima bidang yang ditawarkan, yaitu master developer yang dapat mengembangkan beberapa project di bawah BP Batam, antara lain bidang kesehatan, dengan pengembangan rumah sakit dari sisi teknologi, perobatan, fasilitas dan lainnya.

“Saat ini Rumah Sakit BP Batam tengah kami persiapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Bidang Kesehatan di Batam. Nantinya ini akan mencakup advanced research center, dengan fokus pengobatan kanker dan kardiovaskular,” ujar Syahril.

Kedua, bidang kepelabuhanan untuk mengembangkan fasilitas dan juga pasar pelabuhan, sehingga bisa menurunkan biaya logistik.

Ketiga, bidang airport, pengembangan bandara walaupun sudah menunggu lelang internasional, tapi masih terbuka kesempatan untuk melakukan kerjasama.

Keempat, bidang teknologi informasi, pengembangan data centre dan teknologinya, dan kelima adalah bidang perminyakan (oil). Pihaknya ingin, Rusia juga bisa mengembangkan usaha perdagangan minyak di Batam, sehingga bisa berkompetisi dan mampu mendorong penurunan biaya logistik.

“Semoga dari pertemuan ini akan ada tindak lanjutnya dan dapat mendorong daya saing Batam di mata dunia,” harap Syahril.(cnk)