POSMETRO.CO Kepri Jaya

Ramah Tamah dengan Pejabat Pemprov Kepri, Bahtiar Sampaikan Beberapa Saran

Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin foto bersama usai acara Ramah Tamah dengan Pejabat dan Pegawai di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Foto: ist

KEPRI, POSMETRO.CO: Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin menghadiri acara Ramah Tamah dengan Pejabat dan Pegawai di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Sempena berakhirnya masa tugas sebagai Pjs Gubernur Kepulauan Riau di Aula wan Sri Beni Dompak, Tanjungpinang, Jumat (4/12).

Tampak hadir para asisten dan Staf Ahli Gubernur Kepulauan Riau, kepala OPD, beberapa pejabat struktural dan administrator serta staf di Lingkungan pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Bahtiar pada kesempatan ini menyampaikan beberapa pencapaiannya selama dirinya menjabat sebagai Pjs. Gubernur Kepulauan Riau selama 71 hari, diantaranya terkait pelaksanaan pilkada, penanganan covid-19, pemulihan ekonomi serta kedaulatan pangan ditengah pandemic Covid-19.

Untuk pelaksanaan Pilkada Dirjen Polpum kemendagri ini merasa yakin bahwa pelaksanaannya di kepulauan Riau akan berjalan lacar, damai dan adil dan berharap tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi untuk memeilih kepala daerah yang terbaik walaupun ditengah pandemi Covid-19.

“Saya percaya diri sekali pilkada di Kepri akan berjalan sesuai dengan harapan. Saya sudah kunjungan dan rapat koordinasi dengan Kabupaten/ Kota terkait yang melaksanakannya dan dari laporan yqang saya dapatkan semua tahapan pilkada berjalan lancar dengan terus berdpedoman pada protokol kesehatan,” ucapnya.

Kemudian terkait penanganan Covid-19, Putra kelahiran Bone ini menyampaikan apresiasi dan terimaksihnya atas kerjasama dari semua pihak terutama Kabupaten/ Kota yang terus menambah alat-alat kesehatan pada alokasi APBD 2021 sehingga penanganan kedepan akan semakin baik lagi.

Kemudian terkait perbaikan ekonomi, Bahtiar menceritakan bahwa awal mula ketika dirinya ditunjuk sebagai Pjs. Gubernur Kepulauan Riau didadapinya bahwa kondisi perekonomian di Provinsi Kepulauan Riau merosot tajam akibat pandemi Covid-19 di angka minus 6,6.

Namun perlahan angka ini semakin menunjukan tren perubahan yang positif menuju ke angka minus 5,81 persen. Hal ini tidak lepas dari kerja kita semua menggandeng seluh unsur masyarakat dan swasta untuk tetap produktif walalupun di tengah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Selain itu juga dirinya terus berusaha ke pusat untuk memberikan kemudahan kepada Kepulauan Riau membuka 7 pintu masuk pelabuhan dan 2 Bandara Internasional agar bisa mendatangkan para wisatawan ke Kepulauan Riau.

Selanjutnya mengenai jembatan Batam-Bintan yang telah menjadi pembicaraan dan bahan diskusi hamper selama 17 tahun tidak selesai, bersama OPD terkait dan kementerian PUPR langsung diekseskusi dan diselesaikan dalam waktu cepat, hanya membutuhkan waktu 1,5 jam.

“Dengan adanya jembatan ini nantinya kita berharap pertumbuhan ekonomi kepri saat ini yang minus akan kembali naik hingga 10 persen di atas pertumbuhan ekonomi Nasional,” harapnya.

Untuk program penanaman 1 Miliar Pohon Kelapa yang terus disampaikannya agar terus dikawal, didorong dan didukung oleh pemerintah provinsi dan kabupaten kota karena potensinya sangat luar biasa serta memberikan kebermanfaatan secara langsung kepada masyarakat

Selain pencapainnya, Bahtiar dikesempatan ini juga menyampaikan beberapa saran kepada pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam menjalankan roda pemerintahan selanjutnya agar lebih baik. Di antaranya dirinya menyampaikan bahwa siapapun nantinya yang akan terpilih menjadi Gubernur Kepulauan Riau harus mampu merangkul, menjalin silaturahmi dan bekerjasama dengan seluruh pihak dalam memajukan Kepulauan Riau.

“Pertama kali saya tiba di Tanjungpinang, yang saya lakukan adalah bersilaturahmi dengan semua unsur baik Polri, TNI AL, darat dan Udara, Kejaksaan, Kabinda, Guskamla, Bakamla, Bupati/ Walikota, Pengusaha bahkan tokoh-tokoh adat. Semua otoritas ini harus kita ajak kerjasama untuk memajukan daerah kita,” jelasnya.

Kemudian terkait munculnya industri-industri besar baik di Batam, Bintan dan Karimun yang nilai investasinya mencapai triliunan rupiah namun tidak semua masyarakat kita dari 2,2 juta penduduk yang terserap di industri tersebut karena kalah bersaing dari segi keterampilan.

Oleh karena itu, muncul ide agar pemerintah membuat program membuat 100.000 keramba apung yang langsung dikelola oleh masyarakat kita. Jika satu keramba saja mempekerjakan 5 orang maka dengan hanya usaha keramba akan mempekerjakan 500.000 ribu orang. Ini potensi yang luar biasa apalagi nanti akan disambungkan dengan pembanagunan Industri Maritim Perikanan yang saat ini sudah kita rencanakan bersama BP Batam di Pulau galang Batam dengan luas 1.000 hektar.

“Industri ini, jika jadi dibangun maka dalam jangka waktu 3 tahun ke depan kita akan menjadi pemain utama industri perikanan bukan hanya laut namun juga darat untuk wilayah Asia,” jelasnya.

Bahtiar juga berharap untuk Industri yang menjadi penggerak utama ekonomi di Kepri ke depannya tidak hanya bergantung pada Batam, Bintan dan Karimun, namun harus juga dibuka akses untuk industri baru baik di Lingga, Natuna bahkan Anambas.

“Lingga, Natuna dan Anambas jika tidak dibuka industri di sana maka tetap akan sepi dan tidak akan bergerak perekonomiannya. Kita harus buka industri disana dan ciptakan orang-orang kaya baru disana. Jika industri ada, perekomian bergerak maka pariwisata yang luar biasa juga bisa hidup,” jelasnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah provinsi kepulauan Riau H. TS. Arif Fadillah mewakili pemerintah provinsi kepulauan Riau menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bahtiar Baharuddin selaku Pjs. Gubernur Kepulauan Riau atas dedikasinya selama 71 hari menakhodai Provinsi Kepulauan Riau.

“Kami mendoakan kedepan Bapak sukses dalam setiap tugas selakuk abdi Negara dan abdi masyarakat. Kami juga punya harapan kiranya Bapak tidak lupa dengan provinsi Kepulauan Riau dan dapa membantu Kepulauan Riau terhadap berbagai kebijakan pemerintah Pusat guna peningkatan pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.

Diakhir acara Sekretaris Daerah provinsi kepulauan Riau H. TS. Arif Fadillah memberikan cinderamata kepada Pjs. Gubernur Kepulauan Riau berupa gambar karikatur Bahtiar bersama Istrinya Shofa Marwah sedang melakukan penanaman pohon kelapa sesuai dengan gerakan 1 miliar pohon kelapa yang terus didengungkannya. Dilanjutkan Plt Kepala Biro Humas Protokol dan penghubung yang memberikan gambar karikatur Pjs Gubernur Kepulauan Riau yang sedang berbagi masker kepada masyarakat.(adv)