POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Temasek Foundation Serahkan 120 Ton Bantuan Alkes untuk Indonesia

Temasek Foundation Singapura kembali menyerahkan bantuan Alkes 122 ton senilai Rp 120 miliar. Foto: hbb

BATAM, POSMETRO.CO: Temasek Foundation Singapura kembali menyerahkan bantuan alat kesehatan (Alkes) sebanyak 122 ton senilai Rp 120 miliar kepada Pemerintah Indonesia. Bantuan tersebut dibawa dari Changi Naval Base Singapura dan diangkut menggunakan KRI Semarang 594, bersandar di Pelabuhan Batuampar Selatan, Batam, (18/11).

Bantuan diserahterimakan dari kapal KRI Semarang, ke Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin. Alkes itu diberikan kepada Pemerintah Provinsi Kepri, Pemprov Jambi, dan Kota Medan.

Danguskamla Koor armada I, Yayan Sofyan mengatakan, bantuan ini berjumlah 122 ton dengan berbagai jenis alat kesehatan. Kegiatan ini merupakan operasi sosial membantu pengentasan pandemi Covid-19.

“Semoga hal ini juga mempercepat pandemi bisa segera berlaku, serta bisa melanjutkan kehidupan normal,” ujar Yayan.

Dalam kesempatan tersebut Yayan, merincikan bantuan yang diberikan. Di antaranya 850 Oxygen Concentrators, 340 BIPAP, 127 Ventilators, 6 X-Ray Machine dan 287.500 KN95 Mask. Kemudian ada 107.500 Surgical Gowns, 53.500 face shields, 56.000 googles, 107.500 gloves, 112.500 surgical caps, 122.500 shoe covers, 30.000 surgical mask, 20.000 bunny suits.

Bantuan ditujukan kepada 19 instansi di Kepri. Mulai dari TNI, Kemenkes, Kemendagri, 11 pemerintah provinsi, tiga Pemerintah Kota, NU dan Muhammadyah.

“Kita akan menurunkan disini untuk Batam, Kepri, dan untuk daerah lain di Sumatera. Kemudian akan berlayar ke Jawa,” ujarnya.

Namun, proses pembawaan ratusan ton Alkes ini sendiri kata Yayan juga dilakukan para prajurit TNI AL, KRI Semarang 594. Karena, kurangnya tenaga kerja yang bertugas di wilayah Port of Singapore.

“Karena tidak ada tenaga kerja di sana (Singapura). Akhirnya seluruh prajurit yang ada langsung bahu membahu, untuk mengangkat Alkes tersebut secara manual,” tegasnya.

Proses pemindahan secara manual yang dilakukan oleh para prajurit ini, sebagai bentuk totalitas TNI AL menjalankan misi kemanusiaan, dan menekan angka pertumbuhan Covid-19 di Indonesia.

“Ibarat perang, ini adalah senjata kita melawan musuh negara. Covid-19 ini adalah musuh yang tidak terlihat, dan sudah memakan korban jiwa,” ucap Yayan.

Ucapan terima kasih atas totalitas seluruh prajurit TNI AL ini juga disampaikan Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharrudin yang telah sukses dalam misi kemanusiaan penanganan Covid-19 di wilayah Kepulauan Riau. Ia mengakui, adanya kegiatan serupa sudah dua kali dilakoninya sejak menjabat sebagai Pjs Gubernur Kepri.

“Alat ini sebenarnya adalah alat perang melawan musuh bersama. Dan saya mewakili masyarakat Kepri mengucapkan terima kasih kepada seluruh personil KRI Semarang,” tegasnya.

Masih katanya, hubungan persahabatan dengan Singapura sangat baik. Ini yang kebeberapa kali bantuan dari Temasek.

“Kami di Kemendagri juga sudah beberapa kali menerima di Jakarta. Temasek sangat peduli. Dua minggu lalu juga pemerintah Singapura membantu 2 juta masker,” bebernya.

Sebelum dibawa ke Batam, penyerahan bantuan sendiri di Singapura dilakukan secara virtual kepada KBRI Singapura. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Mr. Bennedict Cheong selaku Chief Executive Temasek Foundation International kepada Duta Besar Suryopratomo.

Hadir juga pada penyerahan bantuan itu, perwakilan dari BNPB serta perwakilan dari seluruh instansi penerima yaitu Markas Besar TNI, Pemerintah Daerah Kepulauan Riau, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, DKI Jakarta, Bali, Sumatera Selatan, Jawab Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, Batam, Banyuwangi, serta perwakilan dari Kemenkes, Kemendagri, NU, dan Muhammadiyah.

Sementara itu, Pimpinan Temasek Foundation, Bennedict Cheong menyampaikan bahwa apa yang dilakukan Temasek Foundation bukanlah membantu. Tapi bagian dari kebersamaan atau partnership. Dimana, Covid-19 diakui, mengajarkan kepada semua negara, harus bersama-sama menghadapinya.

“Tidak pernah ada negara yang aman dari Covid-19 kalau masih ada negara lain yang dilanda wabah. Itu yang kita lakukan hari ini bukanlah membantu, tetapi kita bersama-sama atau partnership untuk menghadapi Covid-19,” katanya.(hbb)