POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Kasus Covid-19 di Batam Tembus 3.260, Kecamatan Bulang Masuk Zona Kuning

Infografis peta situasi terkini positif Covid-19.

BATAM, POSMETRO.CO: Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam kembali mencatat pasien terkonfirmasi positif dinyatakan sembuh sebanyak 134 orang. Angka ini menunjukan tingkat kesembuhan semakin meningkat dengan total sudah mencapai 2.608 orang, Rabu (11/11).

Ketua Bidang Kesehatan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan pasien yang sembuh diharapkan tetap patuh pada penerapan protokol kesehatan. Karena, risiko terpapar kembali bisa saja terjadi jika tingkat disiplin menurun.

“Alhamdulillah, banyak yang sembuh. Kebanyakan yang sembuh dari kategori OTG dan lainnya. Tapi ingat untuk tidak abai dengan protokol kesehatan. Gunakan masker, cuci, dan menghindari kerumunan massa,” kata Didi.

Namun, sisi lain kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih berlanjut. Sehubungan dengan menurunnya tingkat kesadaran masyarakat dengan protokol kesehatan yang saat ini penting dilaksanakan.

Berdasarkan data, Rabu (11/11) kasus Covid-19 ada penambahan 30 orang. Sehingga jumlah sudah tembus diangka 3.260. Dengan pasien yang masih dalam perawatan 556 orang, meninggal 88 orang, dan yang sembuh 2.608 orang. Sejumlah pasien ditanggani di beberapa rumah sakit, Bapelkes, dan ada juga melalukan isolasi mandiri.

“Jika masih abai protokol kesehatan, kasus terus terjadi. Pasien yang banyak dirawat masih di RSKI Covid-19 Galang kategori OTG, ada juga isolasi mandiri, dan di Bapelkes,” terang Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam itu.

Melihat masih banyak masyarakat yang terpapar. Satu kecamatan sudah bewarna kuning karena adanya pasien yang terkonfirmasi Covid-19 yakni Bulang. Sebelumnya, kecamatan ini berada di zona aman.

Dari data terbaru dua kecamatan hiterland berada di zona kuning Belakangpadang dan Bulang. Satu kecamatan masih di zona hijau yakni Galang. Sementara, sembilan kecamatan mainland masih di zona tidak aman yaitu merah.

“Bulang berada di zona kuning. Ada pasien yang terpapar sepertinya nelayan ada dua orang dalam perawatan,” beber Didi.(hbb)