POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Tito Apresiasi Kegiatan 5 Juta Masker di Kepri

Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian saat melaunching 5 juta masker di Radisson Hotel, Batam, Selasa (10/11). Foto: hbb

BATAM, POSMETRO.CO: Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi launching 5 juta masker di Kepri di Radisson Golf & Convention Centre Batam, Selasa (10/11).

“Saya memberikan apresiasi acara ini. Karena, Kepri salah satu provinsi yang paling banyak membagikan masker dibandingkan daerah lainnya,” kata Tito yang disambut dengan tepuk tangan para tamu undangan.

Tito juga berpesan agar Pjs Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin fokus terhadap dua hal. Antara lain menjaga Pilkada aman dan lancar. Di mana, aman dari gangguan konvensional dan aman dari penularan Covid-19.

“Mumpung beliau ada waktu dua bulan. Pak Bahtiar ini tim dari Mendagri yang tugasnya memberikan arahan kepada kepala daerah, baik tingkat 1 dan 2, tentang bagaimana cara penanganan Covid-19 di daerah masing-masing,” kata mantan Kapolri ini.

Tito percaya Pjs Gubenur Kepri ini tahu kelebihan di Kepri. Bagaimana, mempertahankan dan kelemahannya harus diperbaiki. Menurutnya, pandemi Covid-19 merupakan pandemi terluas dalam sejarah umat manusia, lantaran tersebar di seluruh dunia. Pandemi sebelumnya hanya terjadi di Eropa dan benua lain. Tak seperti Covid-19 yang melanda seluruh dunia.

“Ini yang perlu jadi perhatian. Karena dampak Covid-19 sangat luas. Makanya kepala daerah pun tergagap-gagap karena virus (Covid-19) ini,” ucap suami Tri Tito Karnavian itu.

Di lokasi yang sama, Bahtiar Baharuddin, Pjs Gubernur Kepri menambahkan, kegiatan pembagian masker dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kepri. Mulai dari tingkat terbawah, yakni RT, RW, Kelurahan, dan Kecamatan. Seluruh masyarakat diminta menjadi pahlawan melawan Covid-19. Gerakan swadaya mengumpulkan masker kemudian dibagikan sengaja dilakukan.

“Alhamdulillah, hari ini terkumpul sudah 6 juta masker,” tambahnya.

Sambungnya, Pemprov Kepri dan Pemda se-Kepri sebelumnya tidak memiliki laboratorium, sejak ia dipercaya menjadi Pjs Gubenur Kepri, laboratorium mulai teralisir.

“Alhamdulilah, hari ini baru meresmikan lab PCR di RS Ahmad Tabib dan 2 lainnya dikirim ke Karimun,” jelasnya.

Pihaknya, sudah menegaskan kepada Bupati dan Walikota, dirinya tidak akan menandatangani APBD 2021 apabila daerah di Kepri tidak memiliki Lab.

“Alhamdulilah akan diadakan satu lab di RSUD Embung Fatimah. Natuna dan Anambas walaupun masih hijau tapi sudah punya lab,” terangnya.

Dalam waktu dekat juga, akan ada lab di RSBP Batam untuk penanganan Covid-19 agar lebih cepat.

Ia mengakui kesadaran masyarakat untuk memakai masker juga masih minim. Gerakan bagi-bagi masker sudah dilakukan seluruh kabupaten/ kota. Jumlah 6 juta masker menurutnya sebagai langkah peduli penanganan Covid-19 di Kota Batam.

“Semoga upaya positif ini bisa bermanfaat. Oleh karenanya gerakan ini harus benar-benar didorong dari bawah. Ini tentunya arahan dari Bapak Menteri dan Ibu Menteri dalam menggerakkan 5 juta masker secara simbolis dan arahkan kami dalam penanganan Covid-19,” pungkasnya.(hbb)