Batam

TIM BLC Himbau Perkantoran dan Perusahaan Patuhi Protokol VDJ

TIM BLC Saat menerapkan Perkantoran dan Perusahaan Patuhi Protokol VDJ

BATAM, POSMETRO.CO: Ketua Tim Bersatu Lawan Covid-19 (BLC) Provinsi Kepri, Buralimar menghimbau perkantoran dan perusahaan untuk menerapkan protokol VDJ (Ventilasi, Durasi dan Jarak). Hal ini bertujuan untuk menghindari transmisi penularan di ruangan tertutup seperti kantor, rumah ibadah, tempat makan, perusahaan dsb.

“Sejak munculnya kasus di perkantoran, kami mengajak masyarakat untuk menambah kewaspadaannya, selain masker, cuci tangan, juga menerapkan protokol VDJ. Tim BLC saat ini fokus mensosialisasikan protokol VDJ ini kepada masyarakat,” jelas Buralimar, Kamis (17/9) di Hotel Swiss Bell Batam

Tidak itu saja, menurut Buralimar, saat ini Tim BLC yang merupakan perpanjangan tangan dari Tim Satgas Kepri sedang menyusun strategi dan program  baru  untuk mendisiplinkan masyarakat memakai masker dan menerapkan protokol VDJ.

Strategi dan program baru ini melibatkan ahli epidemiologi (pakar pola penyebaran penyakit ), BTKL Batam (Balai Teknik Kesehatan Lingkungan), dokter relawan, dan psikolog.

Fokus Tim BLC kedepannya bukan lagi membagikan masker, handsanitizer, face shield, APD , sosialisasi tentang Covid-19,  tetapi lebih pada sosialisasi dsn edukasi pada kedisiplinan penerapan protokol kesehatan dan protokol VDJ, beserta pengawasan.

“Kami berencana membuat podcast sendiri agar bisa leluasa memberikan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat. Termasuk memberikan kesempatan luas untuk berbagai pertanyaan dari masyarakat. Kami sudah standby kan dokter relawan untuk itu. Termasuk psikolognya,dan para pakar lainnya,” tutur Buralimar.

Menurut Buralimar, akumulasi masyarakat yang positif Covid-19 yang telah mencapai  1036 orang, sesuai dengan prediksi tim BLC dari awal.

Sehingga, saat angka tersebut muncul, maka Tim BLC telah melakukan banyak kegiatan dalam bentuk pencegahan dan penanganan Covid-19. Termasuk untuk strategi dan program baru nanti.

Salah seorang dokter relawan BLC, Frianto Ismail menjelaskan penerapan protokol VDJ tersebut. Ventilasi, misalnya, diminta kepada masyarakat untuk menghindari berkegiatan di ruangan tertutup, atau dengan memperhatikan sirkulasi ruangan.

Untuk durasi, dihindari lebih dari 15 menit secara tatap.muka. Apabila melebihi itu, sebaiknya dilakukan secara online.

Sementara untuk jarak, masyarakat diminta untuk disiplin menjaga jarak dengan lawan bicara saat berada di ruang publik. Jarak aman yang disarankan adalah dua meter.

“Termasuk untuk pembatasan orang dalam ruang publik. Hal ini perlu jadi perhatian kita semua apabila ingin memutus rantai Covid-19 ini dengan cepat,” tutup Frianto.