Batam

11 Juli, 2 Pedagang Pasar Fanindo Positif Covid-19, 1 Sembuh

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, HM Rudi. (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Dua pedagang di Pasar Fanindo, Batuaji terkonfirmasi positif Covid-19. Berikut penjelasan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, HM Rudi melalui rilisnya, Sabtu (11/7).Pasien yang terkonfirmasi Covid-19 yakni pedagang juice di Pasar Fanindo merupakan kasus nomor 253. Perempuan berusia 43 tahun ini beralamat di perumahan Prima Garden, Tanjung Uncang, Batuaji. Pada, 9 Juli Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Puskesmas Tanjung Uncang melakukan penyisiran dan pemeriksaan RDT kepada para pedagang di Pasar Fanindo Batuaji hasilnya reaktif.

Mengingat hasil pemeriksaan RDT tersebut selanjutnya dilakukan edukasi kepada yang bersangkutan untuk dievakuasi ke RSKI Covid-19 guna melaksanakan karantina di rumah sakit tersebut. Setibanya di sana langsung dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diperoleh pada hari ini positif.

Berikutnya, kasus nomor 254 adalah Pedagang Sayur Pasar Fanindo Batuaji. Perempuan (42) ini tinggal di perumahan Kampung Bumi Aji Kebun Sayur, Sei Binti, Sagulung.

Di tanggal 9 Juli oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Puskesmas Tanjung Uncang melakukan penyisiran dan pemeriksaan RDT kepada para pedagang pasar di sana dan diperoleh hasil reaktif.

Mengingat hasil pemeriksaan RDT tersebut selanjutnya dilakukan edukasi kepada yang bersangkutan untuk dievakuasi ke RSKI Covid-19. Dan dilakukan karantina di rumah sakit tersebut. Setibanya di sana langsung dilakukan pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya diperoleh pada hari ini terkonfirmasi positif.

Sedangkan, Jumat (10/7) pasien terpapar Covid-19 hanya satu orang dengan nomor kasus 252, laki-laki (37), wiraswasta, warga pasir Mantang, Tanjung Sengkuang, Batuampar.

Pada tanggal, 6 Juli yang bersangkutan memeriksakan diri ke Klinik Assifa Bengkong untuk melakukan pemeriksaan RDT guna memenuhi persyaratan penerbangan ke Medan, Sumatera Utara yang hasilnya diperoleh reaktif.

Mengingat hasil pemeriksaan RDTnya tersebut selanjutnya pemantauan dan penanganan yang bersangkutan dilakukan Puskesmas Tanjung Sengkuang sesuai dengan alamat tempat tinggalnya.

Kemudian pada 7 Juli oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Puskesmas Tanjung Sengkuang yang bersangkutan dievakuasi ke RSKI Covid-19 guna dikarantina. 8 Juli dilakukanlah pemeriksaan swab tenggorokan yang hasilnya positif.

Untuk pasien sembuh di Jumat (10/7) berjumlah 4 orang yakni kasus nomor 194, 229, 235 dan 243.

Sabtu (11/7) 1 pasien sembuh yakni kasus nomor 246. Pasien tersebut dirawat di RSKI Covid-19 Galang. Mereka adalah pelajar/ santri, mahasiswa, karyawan PT FCS, dan wiraswasta.(hbb)