POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Ratusan Pedagang Toss 3000 Bakal Di-Rapid Test

Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau. (Posmetro.co/dok)

BATAM, POSMETRO.CO: Selain melakukan penataan Pasar Toss 3000 yang direncanakan, Senin (29/6) nanti. Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam juga melakukan rapid test terhadap ratusan pedagang di pasar tersebut.

“Rencana kita bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, akan lakukan rapid test pedagang. Tanggal 29 begitu kita turun, rapid test secara keseluruhan,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, Selasa (23/6).

Ia menyebutkan, ada hampir 500 pedagang yang akan di-rapid test. Dalam pelaksanaannya kata Gustian, lokasi yang dipilih berada di kawasan pasar tersebut. Ia pun meminta kerjasama para pedagang yang bakal melakukan test.

“Lokasi rapidnya di pasar itu juga, nanti tim kecamatan, tim puskesmas dan lainnya akan turun. Untuk melakukan test kepada pedagang pasar,” jelasnya.

Jelasnya, terkait penataan pasar ia menegaskan ini murni bertujuan untuk membuat protokol kesehatan di Pasar Toss 3000. Mengingat beberapa hari lalu belasan pedagang di pasar Tos 3000 terkonfirmasi positif Covid-19.

“Rapat kemarin sudah disampaikan bahwa semua stakeholder membantu. Termasuk pedagang juga membantu dan bekerjasama saat rapid test dilakukan,” pinta Gustian.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi mengaku siap jika rapid test akan dilakukan tanggal 29 Juni depan. Pihaknya bakal menurunkan, sejumlah tim medis sesuai jadwal yang ada.

“Teknisnya belum tahu pasti, tapi kami siap laksanakan. Kemungkinan akan sekaligus dan melibatkan aparat. Kita turunkan banyak team,” kata Didi, Kamis (24/6).

Ia menargetkan pemeriksaan rapid test kepada pedagag bisa kelar satu hari, jika melibatkan banyak tim gabungan. Didi juga berharap para pedagang juga mau bekerjasama pada saat pelaksanaannya. Tidak dipungkiri klaster Pasar Toss 3000 penyumbanh penambahan kasus terkonfirmasi positif beberapa hari lalu.

“Kalau melibatkan banyak orang, kita bisa selesai sehari. Tapi pemeriksaan tergantung sumber penularan saja,” terang dokter kandungan tersebut.(hbb)