POSMETRO.CO Metro Kepri Karimun

Kru Perahu Ikan yang Tenggelam Selamat Semua

Perahu kayu yang tenggelam di Perairan Karimun Anak. (Posmetro,co/ria)

KARIMUN, POSMETRO.CO: Penemuan kapal kayu nelayan yang tenggelam di Perairan Karimun Anak akhirnya dipastikan lantaran bocor. Polisi pun memastikan kru kapal dalam keadaan selamat semua.

Kapolsek Tebing, AKP Fian Agung Wibowo SIK yang dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Dikatakan Fian, dalam kapal tersebut terdapat tiga kru kapal dan semuanya dalam keadaan selamat.

“Alhamdulillah semua kru kapal selamat dan sudah sampai di Karimun, Jumlah ABK tiga orang,” ucap Fian, Jumat (12/6).

Dikatakan Fian, tenggelamnya kapal karena bocor. “Kapal tenggelam karena mengalami kebocoran. Akibatnya tenggelam, kemudian ditinggalkan oleh Kru kapal, kru kapal langsung menyelamatkan diri ke darat,” ujar Fian.

Sementara itu Ketua Nelayan Terpadu Kabupaten Karimun (NTKK), Azizman yang dikonfirmasi POSMETRO.CO secara terpisah juga membenarkan hal itu. Disebutkan Azizman, kapal tersebut awalnya merupakan milik anggot NTKK.

“Namun sudah dijual, dan setelah dilakukan penelusuran kita dapati nama pemiliknya yakni pak Jafar. Dan kita dalami dan ternyata kru kapal saat kejadian berjumlah tiga orang. Dan ketiganya sudah kembali dalam keadaan selamat,” tegas Azizman.

Azizman juga memastikan kejadian ini bukan karena tabrakan kapal, namun karena kapal bocor.

“Dari keterangan awal dikarenakan kapal bocor saat menangkap ikan,” tegasnya.

Disebutkan Azizman kapal nelayan tersebut ditumpangi tiga orang yakni, Feri Hardianta yang merupakan anak pemilik kapal sendiri, kemudian Wid dan Wak Is yang merupakan warga Kecamatan Tebing.

Terkait beberapa kali terjadinya kecelakaan laut terutama yang menimpa nelayan di Kabupaten Karimun dalam beberapa minggu ini, Azisman meminta kepada nelayan di Kabupaten Karimun untuk untuk tetap waspada.

“Saya menghimbau kepada seluruh nelayan, sebelum berangkat nelayan harap perhatikan cuaca, pastikan membawa life jacket, pastikan safety lainnya periksa kelaikan kapal dan mesin. Dan jangan lupa bawa handphone sehingga apabila terjadi sesuatu dapat dengan cepat memberikan informasi ke kita, atau aparat penegak hukum sehingga dapat dengan cepat dilakukana evakuasi,” tegas Azisman.(ria)