POSMETRO.CO Metro Kepri

Sambut New Era, Kapolda Isi Kolam dengan Ratusan Ribu Bibit Ikan

Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman didampingi Wakapolda Kepri Brigjen Pol Darmawan, ibu Bhayangkari serta pejabat Polda Kepri, Kamis (4/6) menabur ratusan ribu ikan. (Posmetro.co/abg)

BATAM, POSMETRO.CO: Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman didampingi Wakapolda Kepri Brigjen Pol Darmawan, ibu Bhayangkari serta pejabat Polda Kepri, Kamis (4/6) menaburkan ratusan ribu ikan berbagai jenis.

Ikan yang dibibitkan di kolam tersebut di antaranya, ikan lele 136.235 ekor, ikan Patin 117.230 ekor, ikan Bawal 8.000 ekor, ikan Gurame 8.500 ekor dan ikan Nila 48.700 ekor.

Selain ikan, Polda Kepri juga melakukan ternak kambing 21 ekor, ayam 750 ekor dan bebek 250 ekor, dan burung Puyuh 27.000.

Pada sektor pertanian, Polda Kepri melakukan penanaman ubi sebanyak 21.210 batang, terong 100 batang, jagung 520 batang, sagu 100 batang, kangkung 50 tanaman dan tanaman hidroponik sebanyak 3.360 batang di lahan seluas 4,1 hektar.

Aris menjelaskan, program ketahanan merupakan arahan Kapolri dalam rangka menyambut New Era yang akan diterapkan pada tanggal 15 Juni mendatang.

“Ini upaya Polri dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 dan persiapan menyambut new era yang akan dibuka pada tanggal 15 Juni mendatang,” kata Aris.

Menurut Aris Dampak Covid 19 berpengaruh kepada perekonomian masyarakat, dan untuk itu Polri menyiapkan ketahanan pangan dengan menjaga stabilitas keamanan.

Dikatakan Aris, hasil dari panen peternakan dan pertanian ini akan dibagikan kepada masyarakat dan anggota Polri di wilayah Kepri khususnya Kota Batam. Tidak hanya Polda Kepri, jajaran Polres dan Polresta juga sudah mengikuti anjuran Kapolri tersebut.

“Akan kita sebarkan kepada masyarakat, kita mencoba membantu di tengah kesulitan ekonomi dampak Covid 19,” ucapnya.

Aris berharap masyarakat tetap mengikuti arahan pemerintah terkait pemutusan mata rantai Covid-19 agar kehidupan normal akan secepatnya bisa dirasakan kembali.

“Mari sama-sama menjaga dan mengikuti aturan yang sudah disampaikan pemerintah terkait protokol kesehatan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada dukungan masyarakat,” imbaunya.(abg)