POSMETRO.CO Batam Kita

Inovasi Tukang Cukur Rambut di Tengah Pandemi Covid-19

Abdul Karim saat memotong rambut pelanggan. (Posmetro.co/abg)

BATAM, POSMETRO.CO: Banyak jalan menuju Roma, ungkapan ini yang kini dilakukan Abdul Karim, agar tempat usahanya, I Barbershop di kawasan Cikitsu tetap eksis. Saat pandemi Covid-19 ini, pemangkas rambut ini mengaku omzetnya menurun hingga 70 persen.

Abdul Karim pun melakukan inovasi pangkas rambut jemput bola mendatangi pelanggan dengan menyesuaikan suasana saat ini, yang harus menerapkan protokol kesehatan dalam bekerja.

Saat memotong rambut pelanggannya, Abdul Karim dilengkapi alat pelindung diri (APD), dari mulai masker, pakaian pelindung, sarung tangan dan kaca penutup wajah (Face shield).

Bahkan, sebelum dan sesudah memangkas rambut, Abdul Karim menyemprotkan hand sanitizer ke tangan dan peralatan cukur yang digunakan.

“Untuk sarung tangan hanya sekali pakai langsung buang, untuk seragam APD kita cuci ulang,” kata Abdul Karim.

“Peralatan juga kita semprot dengan alkohol kadar tinggi agar terbebas dari virus,” sambungnya.

Abdul Karim mengungkapkan, meski harus menahan panasnya menggunakan APD, dirinya hanya ingin memberikan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan dalam proses pemotongan rambut.

“Kami memberikan solusi, kebanyakan memilih memanggil ke rumah karena faktor menjaga kesehatan dan mengikuti himbauan untuk di rumah saja. Tentunya saya juga harus memberikan jaminan rasa aman dan nyaman kepada pelanggan,” ucapnya.

Dikatakan Abdul Karim, setiap hari dirinya melayani lebih dari 4 orang dengan terlebih dahulu memesan melalui telepon pribadinya.

“Kalau untuk layanan ke rumah bisa menghubungi nomor saya di nomor 0812-6844-7343, tapi kalau ke I Barbershop yang ada di kawasan Ruko Grand BSI bisa boking waktu melalui website ibarbershop,” ujarnya.

Untuk tarif, Abdul Karim mengungkapkan, ada penambahan biaya di karenakan harus menggunakan transportasi dan mendatangi rumah yang ingin menggunakan jasanya.

“Tentu ada biaya tambahan karena kita harus meluangkan khusus waktu dan transportasi dan service lebih dibanding kita di Barbershop tempat kita stay,” ujar pemilik akun Instagram @ibarbershop_vapestire ini.

Kepada POSMETRO.CO, Abdul Karim berpesan untuk pemerintah agar bisa memberikan perhatian seperti memberikan bantuan APD, sehingga selain bisa membantu perekonomian para pemangkas rambut, juga bisa melindungi kesehatannya.

“Pekerjaan kita ini bersentuhan langsung dengan masyarakat, rentan dengan kondisi saat ini jika tidak melindungi diri. Saya pribadi berharap ada perhatian dari pemerintah yang berkaitan dengan alat pelindung diri seperti yang kita perlukan saat ini,’ ungkapnya.

Abdul Karim juga berharap, inovasi yang dilakukan bisa diikuti oleh para pekerja pemangkas rambut dalam meyikapi sulitnya ekonomi di masa Pandemi Covid-19 ini.

“Saya senang jika apa yang saya lakukan jadi inspirasi bagi pemangkas rambut lainnya untuk diikuti. Mari sama-sama menjemput bola di tengah kesulitan ini,” ucapnya.(abg)