Advertorial

Fraksi PKS dan PAN Sambut Baik Rumah Ibadah Kembali Dibuka

Rohaizat, anggota DPRD Kota Batam. (Posmetro.co/Ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Sejak diputuskan rumah ibadah kembali dibuka sejumlah masjid membuka selebar-lebarnya pintunya untuk menerima jamaah yang hendak melaksanakan salat.

Namun, sesuai keputusan bersama pengurus rumah ibadah harus menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya menggunakan masker, jarak yang diatur baik berwudhu maupun shaf salat, membawa sejadah sendiri dan lainnya.

Kabar bahagia inipun disambut baik oleh masyarakat. Begitu juga anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Rohaizat. Keputusan untuk membuka kembali tempat ibadah suatu hal yang sudah dinantikan masyarakat. Karena, sudah tiga bulan lamanya sejak Covid-19 melanda rumah ibadah ini ditutup sementara untuk memutuskan mata rantai virus dari Wuhan, Cina ini.

“Dengan dibukanya rumah ibadah ini tentunya respon masyarakat cukup senang. Tapi, melihat perkembangan penyebaran Covid-19 terus bertambah di Batam. Hal ini juga harus kita waspadai bersama,” pesan Rohaizat, Senin (1/6).

Anggota Komisi III DPRD Batam tentunya mendukung kesepakatan yang diambil pemerintah setempat dan sejumlah pengurus rumah ibadah pada saat rapat koordinasi yang dilaksanakan waktu lalu di Dataran Engku Putri Batamcentre, dalam menyambut pemberlakuan New Normal pada, 15 Juli mendatang.

Ia mengingatkan agar pengurus tempat ibadah seperti masjid, gereja, vihara, kelenteng, dan pura memperhatikan aturan protap kesehatan terutama masyarakat yang hendak beribadah.

“Kita dukung keputusan ini karena ada permintaan masyarakat untuk dibuka kembali. Perlu diingat masyarakat yang beribadah harus mengikuti protokol kesehatan. Jika tak menaati sebaikan disuruh pulang. Kemarin, saya salat shafnya sudah diatur, begitu juga tempat wudhunya” tegas pria yang gemar berpantun tersebut.

Rohaizat meminta masyarakat untuk belajar disiplin dengan mengikuti imbauan-imbauan yang telah dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Dengan kerjasama semua pihak, dia yakin penularan virus Corona ini cepat berakhir dan aktivitas perekonomian di Kota Batam kembali bergeliat.

“Jika kelonggaran sudah diberikan kami harapan kita masyarakat patuh dan taat menerapkan protokol kesehatan. Kita harus disiplin, mari bantu pemerintah. Kalau kita bersama kerjasama yakinlah musibah ini cepat selesai,” ujar pria berkaca mata itu.

Anggota DPRD Kota Batam dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Safari Ramadhan juga menyambut baik telah dibukanya rumah ibadah kembali. Tentunya dengan mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditentukan.

“Dengan dibukanya rumah ibadah, tempat yang suci ini. Semoga wabah ini segera cepat berlalu dengan memperbanyak doa-doa. Dan ini keputusan yang harus kita maklumi bersama,” ucap Safari.

Di sisi lain, Safari juga berpesan agar masyarakat bisa menaati aturan kesehatan yang ada. Meskipun, rumah ibadah sudah di buka lagi, ia meminta pengurus tempat tersebut harus tegas apabila ada jamaah yang melanggar.

“Kalau ada kurang sehat atau demam sebaiknya diminta beribadah di rumah saja. Kita saling kerjasama untuk menerapkan aturan ini,” harap anggota Komisi I DPRD Batam itu.

Waktu lalu, Wali Kota Batam, HM Rudi memberikan lampu hijau dengan menginzinkan seluruh kegiatan di rumah ibadah khususnya untuk di masjid dan musholla dibuka kembali. Namun, mengikuti rambu-rambu protokol kesehatan.

Bukan itu saja, kegiatan salat berjamaah, kegiatan lainnya seperti pengajian, baca Yassin dan kegiatan keagamaan lainnya akan diizinkan kembali. Sebagaimana yang sudah dibahas bersama saat pertemuan kemarin.

“Kita akan izinkan semua kegiatan keagamaan di rumah ibadah, yang penting protokol kesehatan harus dijalankan,” tegas Rudi.

Meski demikian untuk menguatkan keputusan tersebut dibutuhkan surat pernyataan dari setiap pengurus masjid atau dewan masjid dengan pengetahuan perangkat RT/RW. Hal itu sebagai salah satu bentuk tanggungjawab jawab bersama. Bahwa protokol kesehatan bisa dijalankan saat melaksanakan kegiatan keagamaan di rumah ibadah.

“Rumah ibadah saya buka kembali tapu pengurus dan jamaah harus patuh menjalankan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, dan lainnya. Ini tidak lain untuk kebaikkan bersama. Makanya ada surat pernyataan yang ditandatangani biar ada tanggungjawab bersama,” terang Rudi.(hbb)