POSMETRO.CO Batam Kita

Pasien Nomor 23 Sembuh Covid-19, Tapi Harus Jalani Ini…

Kadisnkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi. (Posmetro.co/cnk)

BATAM, POSMETRO.CO: Pasien nomor 23 yang merupakan pengawai di lingkungan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Batam dinyatakan sembuh setelah hasil swab keduanya negatif. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadisnkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi melalui rilis, Rabu (22/4) malam.

“Hasil swab terakhirnya baru kita terima siang hari ini dari BTKLPP Kelas 1 Batam. Kasus 23 adalah pasien kedua yang sembuh di Kota Batam,” kata Didi.

Meskipun hasilnya negatif dan sembuh, yang bersangkutan masih tetap menjalankan karantina mandiri selama dua pekan. Pegawai ini sebelum sudah melakukan karantina mandiri di rumah sejak 3 April lalu di perumahan dinasnya di Baloi karena terkonfirmasi positif. Namun, dengan keadaan yang stabil dan dalam pengawasan tim KKP kelas 1 Batam.

“Yang bersangkutan masih tetap karantina di rumah sesuai protokol kesehatan selama dua minggu. Tetap jaga kesehatan, makan yang sehat, olahraga, dan jika tidak penting jangan keluar rumah,” pesan Didi.

Sebelumnya kata Didi, KKP Kelas 1 Batam melaksanakn screning Covid-19 terhadap semua pegawainya sekitar 96 orang menggunakan RDT yang dikirim Ditjen P2P. Dari keseluruhan pegawai yang diperiksa terdapat satu orang yang hasilnya reatif. Seorang laki-laki berusia 52 tahun

“Karena hasil RDTnya reatif diambillah sampel swabnya dikirim ke Jakarta hasilnya positif. Lalu penga ini isolasi mandiri di rumah diambil lagi swabnya pertama oleh BTKLPP Batam hasilnya negatif. Untuk memastikan yang bersangkutan sembuh Covid-19 diambil kembali swabnya dan hasilnya juga sama negatif,” jelas Didi.

Sehingga total yang pasien yang sembuh di Batam ada dua orang. Yakni pasien 08 yang merupakan ASN di Dinas Perberdayaan Perempuan Kota Batam. Namun, pasien ini juga harus tetap berada di rumah meskipun ibu dari pasien 09 dinyatakan sembuh.

“Karena tidak ada imunitas permanen. Pasien yang sembuh kita anjurkan karantina 14 hari di rumah. Karena kungkinan bisa tertular kembali,” beber Dokter Kandungan itu.

Pasien 23 ini salah satu pasien yang memang sudah diambil swab pertamanya. Dengan pasien 05, pasien, pasien 06, pasien 08, pasien 09, pasien 10 (Meninggal), dan menunjukkan hasil negatif.

“Pasien yang lain masih menunggu hasil swab keduanya. Mungkin dalam beberapa hari ini kita infokan,” pungkasnya.(hbb)