Kriminal

Dugem di Diskotek Planet saat Pandemi Covid-19, Harry: Narkobanya Kita Telusuri

Sejumlah wanita diamankan di kantor polisi dalam razia yang digelar di Diskotek Planet. (Posmetro.co/cnk)

BATAM, POSMETRO.CO: Pria berinisial J ini lega. Setelah “Ajeb-ajeb” alias dugem disuruh pulang usai menjalani tes urine, di Mapolresta Barelang, Selasa (7/4).

“Negatif (hasil), disuruh pulang,” kata pria berinisial J sambil menyebut dirinya ke Diskotek Planet Holiday malam penggerebekan itu hanya melepaskan stres pasca pandemic covid-19.

“Cuma minum-minum, nggak makai (ineks). Tapi apes kena razia,” ujar pria kaos abu-abu itu sambil berlalu usai mengambil tes urine.

J boleh pulang dengan catatan, tidak boleh lagi keluyuran malam, apalagi sampai dugem di Tempat Hiburan Malam (THM) di Batam.

Tapi ada yang kecewa. Dari 71 orang yang diangkut, setelah menjalani tes urine terhadap 44 orang, terdapat 32 orang yang hasilnya positif Amphetamine/ ekstasi dan 12 orang negatif.

“Sisanya 27 orang masih menunggu hasil tes urine. Yang positif Amphetamine ditangani BNNP Kepri untuk menjalani rehabilitasi,” kata Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt.

Lanjut Harry, kepada manajemen diskotek akan dijerat pasal 14 Undang-Undang Nomor 4 tahun 1984 tentang wabah penyakit Menular dengan ancaman pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan paling singkat 6 (enam) bulan penjara dan/atau denda setinggi-tingginya Rp 1.000.000. Terkait peredaran narkoba yang dikonsumsi puluhan pengunjung yang positif, polisi masih menelusurinya. “Peredaran narkobanya kita telusuri,” janjinya.(cnk)