Karimun

Apindo dan PSMTI Karimun Bakal Salurkan Sembako ke Masyarakat

Bupati Karimun, H Aunur Rafiq berdiskusi dengan pihak Apindo dan PSMTI Karimun, Jumat (3/4). (Posmetro.co/ria)

KARIMUN, POSMETRO.CO: Ketua Apindo Karimun, Alex Eng alias Dwi Untung menyatakan, pihaknya bersama PSMTI akan membagikan sembilan bahan pokok (Sembako) kepada masyarakat yang terdampak kasus virus Corona. Hal ini disampaikan kepada Bupati Karimun, H Aunur Rafiq Jumat (3/4). Saat ini ribuan paket sembako ini sedang dalam persiapan.

“Kita koordinasi ke pemerintah daerah untuk melakukan penyerahan sembako ke masyarakat yang terdampak virus Corona, yakni masyarakat yang melakukan karantina selama ini,” ujar Alex Eng.

Alex Eng juga menyampaikan paket untuk memastikan jumlah penerimanya pihaknya pun melakukan koordinasi ke Bupati Karimun langsung.

“Jumlahnya kita minta kepada Bupati, siapa saja yang menerima untuk memastikan tepat sasaran,” lanjut pria yang lebih akrab disapa CH ini.

Ia juga mengatakan apa yang diserahkan kepada masyarakat melalui pemerintah adalah hasil dari kerjasama bersama para donatur di Kabupaten Karimun. Baik dari pengusaha dan lainnya.

“Inilah yang kita bisa berikan, ini semua berkat para donatur yang mempercayai kami Apindo dan PSMTI untuk menyalurkan bantuannya ke masyarakat melalui pemerintah daerah, dengan berbagai bantuan,” paparnya.

Ia juga berharap kepada para donatur untuk terus memberikan bantuan sosialnya dalam bentuk apapun kepada masyarakat dalam upaya ikut serta terus melawan virus Corona ini.

Sementara Bupati Karimun H Aunur Rafiq, Menyampaikan apresiasinya atas apa yang dilakukan Apindo dan PSMTI untuk Kabupaten Karimun.

“Trimakasih dan mempercayai kami juga untuk berjalan bersama dalam upaya penanggulangan virus Corona hingga saat ini. Dan semoga bantuan seperti ini terus mengalir tentunya untuk kepentingan masyarakat,” ucap Rafiq.

Dijelaskan Rafiq, untuk penyerahan sembako nantinya akan di cocokan datanya dengan data yang dimiliki Pemerintah melalui Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan SDM dan dinas lainnya.

“Ada wacana bantuan sembako akan kita data dimana bantuan ini akan kita berikan kepada terdampak Khsusus ODP, PDP baik yang bersangkutan dan keluarga. Ring satu pada zona merah. Dan masyarakat yang harus melakukan isolasi mandiri. Serta saudara kita yang rentan dan tidak mampu seperti Pedagang, Petani, sopir angkot, Ojek dan lainnya, data sudah ada dengan kita,” ucap Rafiq.

Koordinasi ini penting, lanjut Rafiq sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam penerimanya serta menghindari kecemburuan sosial dan kecurigaan.

“Dari 78 ribu KK, terdiri dari 247 ribu penduduk kita, yang merupakan penerima KPM 7 ribu orang, kemudian ada nelayan petani ada pedagang, ada ojek, dari 78 ribu KK itu jumlahnya yang rentan ada 40 ribu KK,” ucap Rafiq.(ria)