Politik

Survei LKPI: Soerya Unggul, Pemilih Loyal 48,2 Persen

HM Soerya Respationo

POSMETRO.CO: Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI), Arifin Nur Cahyono menyebut, dari hasil survei untuk Pilkada Kepri 2020 nanti, Soerya Respationo memiliki elektabilitas paling tinggi. Ini diperoleh saat responden menjawab pertanyaan terbuka, seandainya pilkada dilakukan saat ini.

“Hasilnya, Soerya Respationo paling unggul dengan persentase 19,3 persen, disusul dengan Ismeth Abdulllah 16,8 persen, Muhamad Rudi 16,1 persen, dan Isdianto 12,7 persen,” kata Arifin dalam keterangannya, di Jakarta, Rabu (4/3).

Lalu diikuti oleh Huzrin Hood dengan perolehan 7,2 persen, Ansar Ahmad 5,2 persen, Riski Riski Faisal 3,2 persen, Fauzi Bahar 2,8 persen, dan tidak memilih sebanyak 16,7 persen.

“Tingginya elektabilitas Soerya Respationo berbanding lurus dengan tingkat pengenalan masyarakat Kepri terhadap nama-nama bakal calon Gubenur Kepri yang sudah muncul di pemberitaan di media massa dan sosial media,” ujar Arifin.

Nama Soerya Respationo paling dikenal dengan persentase 71,7 persen, diikuti Muhamad Rudi 69,3 persen, dan Ismeth Abdulllah 69,1 persen. Lalu disusul dengan Isdianto 67,8 persen, Huzrin Hood 66,5 persen, Ansar Ahmad 53,8 persen, Fauzi Bahar 48,2 persen, dan Rizki Faisal 47,5 persen.

Pada tingkat kesukaan masyarakat, Soerya Respationo memperoleh 69,2 persen, diikuti oleh Muhamad Rudi 67,4 persen, Ismeth Abdulllah 66,7 persen, dan Isdianto 60,3 persen. Selanjutnya, Huzrin Hood 56,7 persen, Ansar Ahmad 53,2 persen, Fauzi Bahar 42,7 persen, dan Rizki Faisal 40,2 persen.

Arifin mengungkapkan, dari responden yang telah memilih nama calon Gubernur, sebesar 48,2 persen menyatakan pilihannya tetap sama hingga pilkada nanti. Sedangkan pemilih yang ada kemungkinan merubah pilihan sebesar 42,1 persen.
“Dari distribusi, pemilih loyal terhadap Soerya Respationo lebih kuat dibanding pemilih loyal nama calon lainnya,” kata Arifin.

Survei ini dilakukan pada 12 – 27 Februari 2020 terhadap 1.224 responden yang tersebar di 400 desa/kelurahan di 5 Kabupaten dan 2 kota. Penentuan sample sebanyak 1.224 ditentukan dengan mengunakan metode multistage random sampling didasarkan jumlah pemilih di Kepri dalam Pemilu 2019 sebanyak 1.230.603 orang. Dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error +/- 2,8 persen. Sedangkan, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden dengan menggunakan kuesioner.(*)