Hukum

Tabrakan Beruntun di Depan Mapolresta Barelang, Udin: Saya Tak Kabur

Suasana tabrakan beruntun di jalan depan Polresta Barelang, Selasa (11/2).(Posmetro.co/cnk)

BATAM, POSMETTO.CO: Sempat diduga kabur saat kejadian, Udin, pengemudi mobil Fortuner BP 1 AM yang diduga penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) tabrakan beruntun di jalan depan Polresta Barelang, akhirnya mendatangi Unit Lakalantas Polresta Barelang, Kamis (13/2).

Kepada polisi Udin mengatakan, saat kejadian Selasa (11/2), ia dari Bandara Hang Nadim hendak Nagoya Mansion Hotel, untuk menghadiri kegiatan Bimtek Implementasi Kurikulum 13 PTK PAUD dan Dikmas se- Provinsi Kepri.

Setibanya di depan Mapolresta, ada 4 unit mobil berada di depannya, termasuk satu mobil trailer. Trailer ini tiba-tiba belok ke arah kiri karena diarahkan oleh dua pegawai dishub dan dua petugas lantas yang lagi mengatur jalan. Tiga mobil di belakang Trailer tiba-tiba ngerem, lalu kaget dan hampir saling senggol.

“Saya juga kaget dan ngerem, hampir menabrak bagian belakang salah satu dari tiga mobil itu,” terang Udin.

Akibatnya, mobil Telkomsel yang berada di belakangnya menabrak bamper belakang Fortuner BP 1 AM hingga penyok. Sehingga terjadilah tabrakan beruntun.

“Ada empat mobil di depan saya. Yang paling depan trailer setelah itu tiga mobil lain. Saya di belakang tiga mobil, tapi malah mobil saya yang ditabrak,” katanya.

Udin mengaku, sore itu dirinya yang hendak mengikuti kegiatan Bimtek di Nagoya Mansion, langsung pergi dari lokasi kejadian.

“Saya bukan melarikan diri, tapi karena ada kegiatan yang wajib saya hadir, sehingga saya langsung pergi,” terangnya.

Saat kejadian tersebut, seorang pengendara motor bernama Pardomoan (39), ditabrak dari belakang oleh motor yang ada di belakangnya. Ia terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Awal Bros, karena mengalami patah di kaki.

“Satu pengendara langsung kami larikan ke Awal Bros, karena mengalami patah kaki akibat kecelakaan,” kata Kanit Lakalantas Polresta Barelang, Iptu Fredyando, kala itu. Fredyando, menyebut, selain Pardomoan, satu pengendara bermotor juga mengalami luka lecet di tangan, dada, dan kaki. “Kasusnya masih kita tangani,” kata Kanit.(cnk)