Politik

KPU Batam: Target 80 Persen Partisipan, Janji Minimalkan Kecurangan

 

 

KPU Batam me-launching tahapan Pilkada serentak 2020 di Atrium Grand Mall, Batam, Sabtu (11/1). (Posmetro.co/ist)

BATAM, POSMETRO.CO: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam menargetkan 80 persen partisipasi pemilihan Pilkada pada 23 September mendatang. Hal ini dikatakan Ketua KPU Batam, Herigen Agusti saat me-launching tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 di Atrium Grand Mall, Batam, Sabtu (11/1).

“Jika dilihat dari tahun lalu yang hanya 75 persen, angka (80) ini lebih tinggi,” sebutnya.

Ada dua tahapan Pilkada yang dilaksanakan pertama persiapan dan kedua penyelenggaraan. Saat ini pihaknya sudah memulai tahapan persiapan seperti sosialisasi Pilkada.

“Sosialisasi ini bertujuan agar tingkat partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilih lebih tinggi dari tahun lalu,” ujarnya.

Selain itu sebut Herigen, pihaknya juga memiliki Rumah Pintar Pemilu (RPP) KPU Batam yang berada di Sekupang. Tempat ini nantinya digunakan sebagai penampung aspirasi terkait dengan Pilkada 2020.

“KPU punya Rumah Pintar Pemilu yang siap menjadi tempat bertanya bagi masyarakat,” paparnya.

Untuk mensukseskan Pilkada di tahun ini KPU Batam juga akan merekrut PPK, PPS dan KPPS. KPU terus berupaya memperbaiki sistem untuk melancarkan pemilihan, termasuk anggota yang akan menjadi mitra kesuksesan Pilkada.

“Kami menyiapkan sistem untuk meminimalisir kecurangan saat Pilkada nanti. Kami berupaya untuk mensukseskan Pilkada tahun ini,” tegas Herigen.

Saat ini, pendaftaran sudah mulai dari calon independen. Ada dua calon jalur independen yang sudah mendeklarasikan diri untuk maju di Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam 2020 mendatang.

“Kami berharap semua pihak bisa terlibat untuk menjaga keamanan agar Pilkada sukses,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Wali Kota Batam, HM Rudi. Dalam pelaksanaan Pilkada 2020 Batam harus aman. Ia menilai, keamanan sebagai proses Pilkada yang juga berdampak pada investasi.

“Untuk itu, perlu peran aktif semua pihak yang terlibat dalam Pilkada. Sehingga investasi Batam aman,” harap Rudi.

Saat ini, kata Rudi sudah ada beberapa perusahaan yang masuk ke Batam mencapai triliunan. Ia juga mengingatkan partai lainnya yang memiliki pendukung untuk bisa mengendalikan massanya.

“Ini terutama partai politik. Mereka berperan besar dalam mengendalikan pendukungnya untuk menjaga keamanan jalannya Pilkada,”

Dalam launching tersebut KPU Batam juga memperkenalkan maskot andalannya yakni Si Gosi atau Si Gonggong Demokrasi. Boneka besar mengenakan songket dan tanjak sesuai dengan budaya Melayu. Sebagai logo yang mempresentasikan tujuan terselenggaranya pemilihan yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

“Saat ini KPU Kepri lagi menyiapkan sistem dan mengusulkan aturannya. Kemarin kita sudah uji coba di median dan bagus,” tambah Widiyono Agung, Anggota Komisiomer Divisi Hukum KPU Provinsi Kepri.

Ia juga berharap hal yang sama semua pihak bisa mengendalikan diri pada saat Pilkada berlangsung di tanggal 23 September mendatang. Sehingga, dalam pelaksanaannya semua berjalan lancar dan aman.

“Kita Kepri aman saat Pilkada berlangsung. Semua pihak bisa menahan diri, demi suksesnya pelaksanaan ini,” pesan Widiyono.(hbb)