Komunitas Xpander Deklarasikan X-MOC Kepri dan Batam

    spot_img

    Baca juga

    Triwulan I 2024, Jumlah Penumpang Kapal Pelabuhan Batam Capai 2 Juta Orang

    BATAM, POSMETRO: Sepanjang Triwulan I 2024, Badan Usaha Pelabuhan...

    PWI Kepri Terima Kunjungan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kepri

    >>>Kampanyekan Program Merdeka Belajar TANJUNGPINANG, POSMETRO.CO : Persatuan Wartawan Indonesia...

    Peran Strategis Pabrik Baru, Batam Memperkuat Posisi sebagai Pusat Industri

    BATAM, POSMETRO.CO : Batam terus berkembang sebagai pusat pertumbuhan...

    Persiapan Muhammad Rudi Menuju Pilkada 2024  

    >>>Komunikasi dengan Partai Politik Kepri  BATAM, POSMETRO.CO : Setelah menyatakan...
    spot_img

    Share

    BERAWAL dari membeli mobil Mitsubishi Xpander, membuat Opi Irawan ingin membentuk komunitas dengan mobil yang sama. Karena sebelum memiliki Xpander, Opi juga sudah sering bergabung dengan komunitas kendaraan lain.

    Dengan memiliki komunitas menurut Opi, banyak hal positif dan manfaat yang bisa didapat.

    “Saya coba searching apakah Xpander telah ada komunitasnya, dan ternyata ada X-MOC lalu dari situ saya lihat latar belakangnya dari facebook dan IG.
    Saya coba daftar di situ, disitu ternyata juga ada Pak Heriyanto, lalu berkenalan dengan Om Bayu,” terang Opi.

    Dan dari situ juga, mereka mulai merekrut beberapa teman-teman yang punya Xpander dan keinginan untuk berkomunitas.

    Lalu setelah mendapat ADRT Xmoc dari pusat, dan harus dideklarasikan, maka pada Sabtu (7/12) bertempat di Barelang Seafood, di resmikanlah X-Moc Xpander Mitsubishi Owner Club Indonesian Chapter Batam. Untuk Ketua Chapter Batam terpilihlah Opi Irawan, sedangkan Ketua Pengurus Provinsi Kepri ditunjuk Dwi Wahyu Bayu Kuntoro.

    ”Manfaat dari terbentuknya komunitas ini adalah memperluas jaringan pertemanan. Mempertajam empati atau kepedulian lewat bakti sosial seperti ke panti asuhan, turut membantu korban bencana alam dan kegiatan positif lainnya,” jelas Opi.

    Sementara Dwi Wahyu menyebutkan, komunitas ini di Kepri telah memiliki keanggotaan untuk yang official bergabung menjadi member resmi baru 20 orang, namun yang gabung di group Facebook ada 50 orang lebih.

    “Kita ini masih baru, jadi mayoritas anggota kita banyak dari Batam, dan kita yakin keanggotaannya akan terus bertambah seiiring waktu,” jelas Dwi.

    Dijelaskannya, keuntungan bagi yang bergabung dengan official komunitas menambah jejaring, atau relasi lewat silaturahmi dengan anggota-anggota yang ada.

    ”Menambah ilmu atau pemahaman tentang kendaraan lewat sharing session, dan referensi tentang kendaraan juga akan bertambah, bahkan kadang akan didatangkan teknisi dari Jepang,” terangnya lagi.

    Dikatakannya juga, kalau gabung ke komunitas resmi dan komplain tentang kendaraan akan menjadi mudah, dan komplain ini akan mudah tersampaikan ke pusat. Jadi secara legalitas diakui. Bahkan di website resmi perihal komplain juga ada e-formnya, jalur buat komplai diberikan.

    “Seperti produk terbaru Xpander itu banyak masukan resmi dari X-MOC, hingga keluaran terbaru ini merupakan hasil dari masukan banyak pihak. Organisasi kita didengar tidak hanya sekadar komunitas belaka. Ada efek berkesinambungan dan terdaftar juga di IMI,” katanya.

    Sementara Satlantas Polresta Barelang, Yoga Dikyasa mengatakan, semoga komunitas ini menjadi pelopor dalam berkeselamatan dalam berjalan raya. Sehingga setiap komunitas membawa contoh yang baik pada pengguna jalan raya lainn agar tercipta kondusifitas dalam berkendaraan. (dye)