Batam

Ulas Persiapan SDM di Era 4.0 Bersama Perguruan Tinggi Kepri dan Malaysia

Ketua STIE Galileo M. Yasin memberikan plakat penghargaan bagi Presiden Direktur ATB Benny Andrianto Antonius, saat menjadi narasumber di seminar nasional Pendidikan dan Pemberdayaan  Sumber Daya Manusia (SDM) di era revolusi industri 4.0.(Posmetro.co/ist)
BATAM, POSMETRO.CO: Presiden Direktur PT Adhya Tirta Batam (ATB) Benny Andrianto Antonius menjadi salah satu narasumber kunci dalam seminar Nasional Pendidikan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) di era revolusi industri 4.0.
Benny dipercaya memberikan sumbangsih pikiran dalam rangka persiapan SDM unggul di era Revolusi Industri 4.0. Kepercayaan ini diberikan karena ATB telah berhasil mengimplementasikan teknologi 4.0 dengan memberdayakan SDM-nya secara mandiri.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh STIE Galileo dan Universitas Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) dihadiri oleh ratusan mahasiswa program Sarjana dan Pasca Sarjana yang ada di Batam.
Benny mengatakan, perkembangan teknologi saat ini harus dipandang sebagai sebuah peluang besar untuk naik kelas. Karena, lahirnya teknologi dan inovasi-inovasi baru membuat lahirnya peluang baru juga sama besarnya.
“Sejumlah pekerjaan boleh saja digantikan dengan robot. Tapi bukan berarti Anda kehilangan pekerjaan. Justru ini adalah kesempatan Anda untuk naik ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Indonesia sendiri telah menjadi salah satu negara yang memanfaatkan peluang tersebut. Dibuktikan dengan lahirnya 2.774 startup hingga saat ini. Beberapa diantaranya telah menjadi Unicorn. Dengan jumlah tersebut, Indonesia adalah negara dengan kelahiran Startup terbesar kelima di dunia.
“Sekarang Anda yang menentukan. Siapkan sasaran Anda setelah lulus nanti. Jangan cuma jadi Follower. Anda harus jadi Leader,” pesannya.
Kesempatan itu, Benny juga membagikan jurus jitu untuk sukses menghadapi era 4.0. Menurut dia, kata kunci yang harus selalu diingat adalah Smart. SDM yang ingin sukses di era 4.0 harus mampu bekerja cerdas.
“Kerja keras saja tidak akan cukup. Anda harus bisa bekerja cerdas. Dan itu tidak sulit dengan fasilitas teknologi sekarang ini,” jelasnya.
Paling tidak, ada 4 skill yang harus terus menerus ditingkatkan oleh SDM di era 4.0. Diantaranya, Problem solving, Komunikasi, Transaksi serta Informasi dan konten. Keempat kemampuan tambahan tersebut akan menjadi nilai tambah yang sangat berguna.
“Suka tak suka itu harus dikuasai. Jadi, jangan hanya menguasai bidang Anda saja,” jelas Benny.
Peserta tampak antusias menggali gagasan Beny dalam hal pengembangan SDM di era revolusi industri 4.0. Terlihat dari semua pertanyaan yang dilempar oleh peserta selalu mengulik kembali gagasan Benny.
Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Batam, Andriansyah mengatakan, ilmu yang dipaparkan Benny sangat rasional dan mudah dimengerti. Menurutnya, gagasan tersebut bisa menjadi salah satu acuan yang tepat bagi mahasiswa agar siap menghadapi era 4.0.
“Kita memang harus siap, mau tidak mau. Cuma tak banyak yang tahu jurusnya. Tapi pak Benny bisa memaparkan dengan cara sederhana, sehingga kami bisa dengan mudah menjalankannya,” katanya.(*/hbb)