POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Sertijab Kepala BP Batam, Rudi: Kami Orang Baru Mari Bekerja Sama

Foto bersama usai sertijab kepala BP Batam. (posmetro.co/cnk)
BATAM, POSMETRO.CO: Mengenakan batik coklat lengan panjang, Ismeth Abdullah terlihat gagah. Meski rambut di kepala yang sudah memutih itu ditutupinya dengan peci hitam. Ismeth sendirian. Setiap lewat ada saja orang yang menyapa dan menyalami beliau. Sampai duduk di kursi belakang yang sudah disiapkan protokol. Mantan Ketua Otorita Batam (sekarang Badan Pengusahaan Batam) hadir memenuhi undangan acara serah terima jabatan (Sertijab) Pimpinan Badan Pengusahaan Batam di ruang Balai Rung Sari, Lantai III BP Batam, Batamkota, Rabu (2/10).
Ada yang berbeda sesaat sebelum sertijab
Muhammad Rudi, Walikota Batam menjadi Ex Officio Kepala BP Batam sore itu. Tokoh legend di Kepri tersebut sedikit menjadi perhatian publik. Usai bersalaman, Ismeth diminta Rudi untuk langsung duduk di kursi depan sejajar dengannya.
“Merinding. Pak Ismeth langsung disuruh duduk di depan loh. Padahal protokol nyiapin kursi di belakang,” ujar salah seorang pengunjung yang terlihat akrab dengan Ismeth.
Tanpa mengurangi rasa hormatnya kepada tamu dan hadirin, Ismeth pun berpindah tempat. Mantan Gubernur Kepri itu duduk berdekatan dengan pejabat lainnya. “Beliau duduk di tengah, sebelah Pak Pur (Wakil BP Batam),” tambah dia.
Acara seremonial berlangsung khidmat. Rudi menyempatkan diri menepis isu-isu negatif yang beredar tentang perombakan pegawai BP Batam.
 
“Tidak ada itu, hanya isu untuk kepentingan sepihak saja. Kami sebagai orang baru, mari kita bekerja sama,”  kata Rudi meyakinkan. 
Ia juga menegaskan, pegawai BP tidak perlu khawatir dengan isu-isu tak sedap tersebut. “Saya siap menerima kritikan dari pegawai selama masa kepemimpinan ini,” tegasnya.
Rudi juga berterimakasih kepada mantan Kepala BP Batam Edy Putra Irawady karena sudah berkoordinasi dengan baik selama ini dan telah menyediakan waktu dan tenaganya untuk Kota Batam.
Selain Rudi, juga sertijab Deputi BP Batam di antaranya Wakil Kepala BP Batam; Purwiyanto, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan; Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi; Sudirman Saad dan terakhir Anggota Bidang Pengusahaan; Shahril Japarin. Acara dihadiri para Direktur BP Batam dan jajaran OPD Pemko Batam beserta ratusan pegawai BP Batam.
Edy Putra Irawady menitipkan ribuan karyawannya kepada Rudi. Ia pun telah menganggap para pegawainya yang telah membantunya selama ini sebagai anak kandungnya sendiri.
 
“Di BP Batam ada sekitar 2 ribuan pegawai, dimana mereka semua memiliki keahlian dan kompetensi di bidangnya masing-masing. Untuk itu, saya hanya bisa berpesan dan menitipkan anak-anak kandung (pegawai) saya ini kepada Pak Rudi. Mereka sudah seperti keluarga saya sendiri,” pesan Edy.
 
Katanya, selama bertugas sebagai Kepala BP Batam banyak kenangan yang diperolehnya selama beberapa bulan menjabat. Dan berharap apa yang sudah dilakukannya bisa dilanjutkan kepada penjabat berikutnya.
Sebagaimana diketahui, banyak tanggung jawab yang diemban oleh BP Batam baru ini. Pertama, BP Batam bakal mengembangkan dua KEK yakni KEK Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) Batam Aero Technic BAT dan KEK Nongsa Digital Park.
Kedua, BP Batam juga dituntut untuk membenahi perizinan dalam rangka memperlancar investasi di kawasan tersebut. Ketika jabatan Kepala BP Batam masih dijabat oleh orang yang bukan Wali Kota Batam, Darmin menuturkan sering terjadi perbedaan pandangan sehingga perizinan dan pembangunan infrastruktur di Batam sering terhambat akibat inkonsistensi antara dua institusi tersebut.
 
“Karena Kepala BP Batam ini merangkap Walikota maka izinnya cukup satu, enggak perlu lantainya beda-beda. Pembangunan infrastruktur juga jauh lebih sinkron sekarang,” imbuh Darmin.
 
Ketiga, BP Batam juga bakal terus mengembangkan unit usaha yang sudah ada yakni unit usaha bandara, pelabuhan, rumah sakit, data center, pelabuhan penumpang, dan air minum. Unit-unit bisnis yang dahulunya terletak di dalam struktur BP Batam sekarang ditempatkan di luar struktur untuk memotivasi keenam unit bisnis tersebut terus berkembang.
 
Pelantikan ini dilatarbelakangi oleh Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 62 Tahun 2019 tentang perubahan kedua atas PP Nomor 46 Tahun 2007 yang mengamanatkan restrukturisasi organisasi BP Batam. Melalui peraturan tersebut, Kepala BP Batam dijabat ex-officio oleh Walikota Batam.(cnk)