POSMETRO.CO Metro Kepri Batam

Pasar ‘Murah’ Dibuka di Batamkota, Harga Bapok Ditulis di Lapak

Pasar TPID resmi dibuka di wilayah Kecamatan Batamkota, Sabtu (21/9). (posmetro.co/hbb)
BATAM, POSMETRO.CO: Pasar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam resmi dibuka Sabtu (21/9) di Komplek Pasar Grand Niaga Mas, Batamcentre. Pasar ini bakal menjadi acuan bagi pasar lain untuk penerapan harga bahan pokok yang murah.
“Pasar TPID ini dibentuk untuk kontrol harga. Agar harga sembako terkontrol, sehingga terjangkau masyarakat. Nanti Disperindag Batam yang awasi,” kata Wali Kota Batam, HM Rudi usai meresmikan Pasar TPID Kota Batam.
Ia menjelaskan pedagang di pasar TPID adalah distributor langsung. Sekaligus diberikan gratis tanpa sewa selama dua tahun. Para pedagang hanya membayar tagihan listrik dan air untuk lapak masing-masing.
“Karena tidak sewa jadi harga bisa ditekan. Mudah-mudahan membantu masyarakat. Pasar ini untuk Batamkota. Induknya sementara di sini,” ujar Rudi.
Tak lepas Rudi mengucapkan terima kasih kepada asosiasi distributor bahan pokok (Bapok) yang telah bersedia menjual dengan harga dasar. Meskipun, ada keuntungan, tapi tidak terlalu besar. Tapi salah bukti distributor mendukung program Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
“Para pedagang sudah membantu Pemko Batam. Dengan ikut menyelesaikan masalah 300 ribu saudara kita yang ada di ekonomi bawah. Tugas kita bersama untuk menjaga supaya Batam terkendali aman damai,” ucap suami Marlin Agustina Rudi itu.
Sementara, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB RI, Diah Natalisha sangat mengapresiasi dibentuknya Pasar TPID tersebut. Menurutnya ini merupakan contoh inovasi daerah dalam hal pelayanan publik dalam pengendalian inflasi Kota Batam.
“Inovasi baru ini dari sektor perdagangan yaitu pasar TPID. Diharapkan dapat menjadi pengendali tingkat inflasi di Kota Batam. Dan diharapkan mampu menjadi trigger dari sektor lainnya. Minimal 1 tahun berjalan dapat diikutsertakan dalam kompetisi inovasi pelayanan publik,” kata Diah.
Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) Kota Batam, Gustian Riau mengatakan, pengendalian harga di Pasar TPID ini dilakukan dengan videotron. Selain itu harga jual juga ditulis di papan tiap lapak dagangan. Sehingga masyarakat mengetahui harga-harga bahan pokok.
“Pasar lain harus lihat harga di sini. Tak boleh naikkan jauh dari sini. Ini yang jadi kontrolnya. Di tempat yang jualan juga kita tulis harga-harganya. Sehingga semua komoditas terpantau. Pasar lain mulai Januari 2020 juga mulai pasang videotron,” pungkasnya.(hbb)