POSMETRO.CO Metro Kepri Lingga

Daik Mulai Diselimuti Asap, Banyak yang Peduli Bagikan Masker

Kepala Bank Riau, Abdul Rokhim (kiri) foto bersama awak media siap membagikan masker.(posmetro.co/mrs)

LINGGA, POSMETRO.CO: Daik Lingga mulai diselimuti asap sejak Rabu (18/9). Untuk menjaga kesehatan bersama, beberapa instansi pemerintah mengambil andil berbagi masker kepada masyarakat yang melintasi Jalan Istana Robat dan Jalan Sultan Masjid Jami Sultan Lingga.

Melihat kondisi kabut asap kian terlihat tebal, Kepala Bank Riau Capem Daik Lingga di bantu awak media di Daik Lingga ikut berpartisipasi membagikan masker pada pengendara di Jalan Istana Roba Daik Lingga tepatnya di depan Bank Riau Kepri Capem Daik.

Kepala Bank Riau Capem Daik Lingga, Abdul Rokhim menuturkan, pembagian masker pada masyarakat yang bantu awak media merupakan inisiatif, setelah melihat kabut asap kian mulai memasuki wilayah Daik.

“Ini sebagai bentuk kepedulian, setalah melihat kabut asap sudah terlihat mulai menebal di kawasan Daik. Jadi kami juga merasa perihatin, semoga kabut asap cepat berlalu,” kata Abdul Rokhim pada POSMETRO.CO, Rabu (18/9).

Dia mengaku, pemberian masker pada masyarakat cuma mendapat empat kotak, karena di Daik sudah kehabisan stok bahkan pihaknya mencari lagi di luar Daik untuk dibagikan kembali kemasyarakat nantinya.

“Kalau personil kami di Bank Riau tidak banyak, alhamdulillah kami merasa terbantu sekali adanya kawan-kawan media yang ikut berpartisipasi ikut membantu membagikan,” kata Abdul Rokhim.

Melihat kondisi asap kabut kian menebal, dia juga berpesan pada masyarakat terutama anak-anak supaya tidak terlalu bebas keluar rumah karena kurang baik buat kesehatan.

Sementara Joni Satria, salah satu awak media yang ikut aksi sosial tersebut sangat mengapresiasi atas kepedulian banyak pihak terhadap dampak kabut asap yang mulai menyelimuti Daik Lingga.

“Sifatnya sosial, tapi alhamdulillah di Daik banyak yang peduli antar sesama seperti pihak kepolisian, dinas kesehatan, BPBD, Damkar, bahkan pada siang ini Bank Riau Kepri ikut peduli dengan kondisi kabut asap yang tidak baik buat kesehatan,” jelasnya.

Lanjut pria yang cukup senior di antara jurnalis di Daik ini, kabut asap di sekitar Daik sudah mulai menyelimuti, sehingga gunung dan perbukitan sudah tidak kelihatan lagi.

“Hari ini memang berbeda dari hari sebelumnya. Kalau hari sebelumnya, kabut asap tidak begitu tebal terlihat, tapi hari ini cukup terlihat di setiap sudut arah mata angin,” imbuhnya.

Kabut asap tersebut diperkirakan kiriman dari daerah yang di landa kebakaran seperti Jambi, Riau dan beberapa tempat lainnya.

“Semua orang berharap turun hujan, supaya titik api di daerah kebakaran dapat padam dan tidak berdampak lagi pada masyarakat luas,” pungkasnya.(mrs)