Batam

Jelang Debat Publik Pilkada Batam, Ini Persiapan dan Harapan Lukita – Basyid 

Calon Wali Kota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo. Foto: cnk

BATAM, POSMETRO.CO: Sudah tiga bulan ini, Lukita Dinarsyah Tuwo intim menyapa warga Batam, sampai ke pelosok. Karena terbatas jarak dan waktu, tempat-tempat yang dijangkau salah satunya bukit-bukit di Kecamatan Sei Beduk dilaluinya. Apalagi saat musim penghujan ini.

Namun kesehatan pun menjadi prioritas nomor satu baginya. Apalagi
semakin dekat waktu pemilihan yang akan digelar serentak pada 9 Desember 2020, Calon Walikota Batam dari PDI Perjuangan ini semakin optimis menang di Pilwako Batam.

“Kita fokus mendulang suara. Kita usahakan maksimal, menang kalah kehendak Allah SWT dan tak perlu menyesali apapun,” tegas Lukita ditemui POSMETRO.CO di sela-sela istirahat makan malamnya, Senin (23/11).

Hanya satu harapan Lukita kepada penyelenggara dan pengawas Pilkada nanti.

“Harapan kita di Pilkada ini berlangsung jujur dan adil. Semua pihak termasuk penyelenggara dan pengawas Pemilu harus netral,” harapnya.

Katanya, itu termasuk apa yang telah dicanangkan oleh pihak penyelenggara dan pengawas harus dilaksanakan.

Terkait agenda debat kandidat Rabu (25/11) besok, mantan Kepala BP Batam ini telah menyiapkan segala sesuatunya. Termasuk berkoordinasi dengan calon wakilnya, Abdul Basyid Has agar matang berdebat di depan publik.

Tapi, Lukita menyayangkan debat besok oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam hanya digelar satu kali. Baginya, debat kandidat ini sangat penting untuk dinanti. Sebab, dalam debat nanti, masing-masing pasangan calon (paslon) akan merincikan program mereka untuk 5 tahun ke depan jika dipercaya oleh masyarakat.

Apalagi, Lukita-Basyid sebagai pendatang baru melawan Rudi-Amsakar sebagai petahana.

“Batam ini kota semi internasional. Bicara Batam ke depan sangat ditunggu oleh masyarakat luas. Dan ini kesempatan publik melihat calon pemimpin Batam,” ucap Lukita.

Ia membandingkan dengan wilayah lain, debat bisa dua atau tiga kali dengan berbagai segmen yang dibahas.

“Apalagi Batam sebagai kota maju, harusnya bisa lebih dari satu kali penyelenggaraan debatnya,” sesal Lukita.

Namun, Lukita berharap, panelis debat kandidat nanti dapat memberikan pertanyaan-pertanyaan yang tajam agar program masing-masing paslon dapat dipaparkan secara jelas.

“Ini salah satu kisi-kisi yang kita siapkan sehingga Paslon bisa teruji,” tutupnya.(cnk)