Metro Sport

Kiat Sehat Pelatih Beladiri Saat Pandemi

Masrina, pelatih cardio boxing. Foto: chi

BATAM, POSMETRO.CO: Masrina (27) memberikan instruksi via video call. Sebagai pelatih, perempuan yang akrab disapa Rina ini memberikan contoh gerakan yang benar. Seorang wanita lain, di tempat terpisah, dengan mengandalkan komunikasi online, berusaha meniru gerakan Rina.

Ya, begitulah aktivitas Rina sebagai pelatih kebugaran. Pandemi Covid-19 bukan berarti kegiatan kebugaran ikutan ‘mati’. Rina memanfaatkan teknologi sebagai alat komunikasi. Menjaga jarak dan mematuhi protokol kesehatan, tak membuat aktivitas latihannya ikut terhenti.

“Siswa bisa tetap latihan lewat online. Bisa lewat video call, misalnya,” kata pelatih cardio boxing ini.

Diakui Rina, di awal-awal Covid-19 masuk ke Indonesia, nyaris semua kegiatan latihannya berhenti. “Tapi, kita semua tahu, olahraga adalah salah satu cara untuk meningkatkan imun tubuh,” sebut Rina.

Dengan imun tubuh yang baik, kata Rina, virus corona bisa dilawan. “Makanya, kita tetap harus latihan. Caranya? Ya, bisa via online,” kata petarung MMA ini tersenyum.

Rina menyebut program yang diajarkannya berupa gerakan-gerakan boxing. Serta kombinasi gerakan beladiri lainnya. Siswa di rumah, tak harus repot menyiapkan alat. Cukup di ruang tamu. Setelahnya, siswa bisa memanfaatkan berat tubuh dengan melakukan gerakan yang dicontohkan instruktur.

Bagi wanita pemegang sabuk kuning Indonesia Spider Jujitsu ini, dengan berolahraga teratur, seseorang akan bisa terhindar dari berbagai penyakit.

Jenis olahraga beladiri, salah satu pilihan saat ini. Beberapa pusat kebugaran mulai buka. Tapi, dengan aturan protokol kesehatan (protkes) yang ketat. Operasional tempat hiburan dan jasa itu diatur oleh Peraturan Wali Kota No 49 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Tidak ada alasan untuk tidak berolahraga,” kata Adi, seorang pelatih muay thai pada POSMETRO.CO.

Bagi Adi, Pandemi Covid-19 saat ini harus disiasati. Ia percaya, virus itu ada. Itu pula yang membuatnya selalu rutin berolahraga, khususnya berlatih beladiri. Selama pandemi ini, pola latihan Adi memang menghindari gerakan kontak fisik. Pola latihan gerakan-gerakan dasar dalam beladiri muay thai, kata Adi, cukup optimal untuk menjaga kebugaran tubuh.

Saat ini, camp tempat Adi berlatih di Vitka Muay Thai, Tiban, memang sudah buka.

“Karena takut berkerumun, ada member yang minta latihan 1 on 1,” kata dia. Fighter One Pride MMA ini menjelaskan, member mengambil kelas privat yang berlatih sendirian. Hanya berdua dengan pelatih. “Intinya patuhi protokol kesehatan. Tetap jaga kebersihan,” kata Adi.

Di luar program latihan di camp, Adi selalu berpesan pada membernya untuk tidak berkerumun dengan orang-orang yang tak dikenal. Selalu pakai masker dan sering cuci tangan pakai sabun.

Di tempat terpisah, seorang pelatih beladiri taekwondo menyebut, olahraga beladiri adalah salah satu cara untuk sehat dan bahagia. “Dengan berolahraga, fisik semakin kuat. Daya tahan tubuh juga semakin kuat,” katanya.

Imbauan untuk tetap berolahraga di kala pandemi ini juga selalu disosialisasikan oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid. Berolahraga, kata dia, sangat penting untuk meningkatkan imun tubuh di kala pandemi ini.

“Untuk menjaga imun tubuh, mari rutin berolahraga dan biasakan hidup sehat. Tapi tetap terapkan 3 M,” kata Jefridin. Ia menjelaskan, 3 M itu adalah Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan dengan sabun.(chi)