Batam

Ratusan Warga Terjaring Razia Masker di Batam Kota

Warga terjaring razia masker di depan Kampus Uniba, Kecamatan Batam Kota, Sabtu (17/10) malam. Foto: abg

BATAM, POSMETRO.CO: Tim gabungan Satgas Covid 19 yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan kembali melakukan razia gabungan untuk kedua kali terkait penggunaan masker bagi penggguna jalan. Razia yang berlangsung Sabtu (17/10) malam difokuskan di depan Kampus Uniba, Kecamatan Batam Kota.

Pantauan POSMETRO.CO, ratusan motor dan dan mobil terpaksa harus meminggirkan kendaraannya untuk dilakukan pendataan dan rapid test karena tidak menggunakan masker.

Tim gabungan sebanyak 76 personil secara teliti memeriksa setiap kendaraan yang melintas dan tidak segan-segan meminggirkan kendaraan warga.

Kabid Trantibum Pemko Batam, Imam Tohari menjelaskan, meski dilakukan pendataan dan rapid test, razia besar-besaran ini masih sebatas sosialisasi.

“Belum kita terapkan sanksi denda Rp 250 ribu dan sanksi sosial karena kita masih lakukan sosialisasikan, kalau sudah tersosialisasi baru kita terapkan,” kata Imam.

Dikatakan Imam, pihaknya akan menerapkan aturan Covid-19 jika sosialisasi di sejumlah kecamatan sudah dilaksanakan.

“Belum, kita terapkan karena masih kita lakukan perbandingan mana yang paling ramai tingkat ketidakdisiplinan baru akan diterapkan,” terangnya.

Masih kata Imam, dalam razia yang digelar ini, pihaknya menyiapkan 150 alat rapid test hasil bantuan pihak ketiga.

“Tim mendapat bantuan dari pihak ketiga, tapi meski alatnya terbatas kita tetap lakukan pendataan. Dan jika kembali mengulangi akan kita terapkan sanksi,” tegasnya.

Terlihat warga yang terjaring razia diwajibkan menggunakan rompi bertulisan ‘Saya Pelanggar Protokol Covid-19’ selama pendataan.(abg)