Batam

Marlin Rancang Keterlibatan Kaum Muda Inovatif dalam Pembangunan Kepri

PRESIDEN pertama RI Ir Soekarno pernah menyatakan “Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”.

Semangat ini menjadi ruh perjuangan Hj Marlin Agustina. Sehingga calon Wakil Gubernur Kepri nomor urut 3 ini selalu melibatkan pemuda dalam setiap programnya.

“Saya akan membuka peluang seluas-luasnya bagi pemuda dan pemudi Kepri untuk berinovasi, dalam membangun daerah ini sesuai bidang masing-masing,” ujar Marlin di sela-sela silaturahminya dengan warga Fasum RT 04 RW 03 Kecamatan Nongsa, Rabu (14/10/2020) lalu.

Segala bidang yang dimaksud istri Walikota Batam non aktif, H Muhammad Rudi (HMR) ini adalah, bukan hanya di ajang olahraga, juga sektor-sektor lain seperti Industri kreatif hingga kesenian.

Talenta-talenta muda Kepri inilah yang salah satunya berhasil dibina Marlin melalui Batik Batam, hingga mengharumkan daerah ini hingga ke kancah antar bangsa.

Marlin juga sering mengungkap akan bonus demografi yang menjadi windows opportunity (peluang) sangat strategis bagi Kepri untuk melakukan percepatan pembangunan ekonomi.

Jika semua dipersiapkan dari sekarang, menurut Marlin, ditambah dukungan ketersediaan sumberdaya manusia usia produktif dalam jumlah yang cukup signifikan, maka Kepri akan makin maju.

Sebab saat itu, di setiap 100 penduduk, ada 64 orang yang berusia produktif, sisanya 46 orang adalah usia anak-anak dan lansia. Da, “saat itu” sudah dimulai dari sekarang, tahun 2020 hingga 2035 kelak.

“Karena lebih banyak anak muda, maka pembangunan akan kian cepat dilakukan. Peluang bisnis baru pun akan kian mudah dikembangkan,” ujar Marlin. ***