Batam

Covid-19 Sasar Pekerja Mukakuning, Dua PT Diminta Lockdown 14 Hari

PT Infineon Batam. Foto: cnk

BATAM, POSMETRO.CO: Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, untuk memutus penyebaran Covid-19 di PT Infineon Batam dan PT Philips, pihaknya sudah mengirimkan surat rekomendasi kedua perusahaan tersebut untuk sementara waktu menghentikan operasionalnya.

“Agar dapat menghentikan operasional sementara waktu atau lockdown selama 14 hari,” ujar Didi, Selasa (22/9).

Penutupan sementara kedua perusahaan itu setelah di PT Philips ada 67 orang yang dinyatakan positif. Sementara di PT Infineon ada 63 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

“Dari total tersebut belum semua masuk rilis. Nanti sore atau malam akan dirilis lagi,” terang Didi lagi.

Pantauan POSMETRO.CO di lapangan, hingga siang, sejumlah karyawan di PT Infineon masih beraktivitas. Itu terlihat dari banyaknya kendaraan roda dua dan roda empat yang parkir di halaman dan bahu jalan perusahaan. Kemudian sejumlah tenda putih juga berjejer di depan PT yang memproduksi elektronik tersebut.

Terpisah, HRD PT Infineon Batam, Maria saat dikonfirmasi POSMETRO.CO, terkait kasus Covid-19 di PT Infineon sejauh ini sudah berapa banyak karyawan yang terpapar.

Kemudian, apa langkah yang dilakukan PT Infineon dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 ini.

Selanjutnya, tanggapan perusahaan terkait rekomendasi dari Dinkes Kota Batam/Satgas Covid-19 Batam seperti apa? Apakah tetap lanjut operasional atau lockdown 14 hari.

Hingga berita ini usai diketik, Maria masih melakukan confrensi call. “Lagi confcall, ada topik apa? Bisa share dulu, nanti saya call,” balasnya via WhatsApp.

Terpisah, Fajar salah satu karyawan di salah satu PT di Mukakuning khawatir dengan kondisi yang sudah merambah ke kluster karyawan.

“Benar, dari Jumat, Sabtu dan Minggu, karyawan PT itu menggelar rapid test massal. Jadi takut juga,” ujar Fajar yang berharap Covid-19 ini segera berakhir.

Sementara data terakhir dari Satgas Covid-19 Batam per Senin (21/9) tercatat 1.238 orang terkonfirmasi positif dimana 652 orang dinyatakan sembuh dan sebanyak 543 orang menjalani perawatan, 43 orang meninggal dunia.(cnk)