Bintan

Pemkab Bintan dan Universitas Maritim Raja Ali Haji MoU Tri Dharma

MoU Pemkab Bintan dengan UMRAH Provinsi Kepulauan Riau tentang penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Senin (21/9). Foto: aiq

BINTAN, POSMETRO.CO: Pemerintah Kabupaten Bintan bersama Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Provinsi Kepulauan Riau, melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama atau Memorandum Of Understanding (MoU), tentang penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Bintan, Apri Sujadi dan Rektor UMRAH, Prof Dr Agung Damar Syakti, S.Pi, DEA di Ruang Rapat Tanjak Lantai 3,Universitas Maritim Raja Ali Haji, Senin (21/9).

Dalam agenda tersebut, Bupati Bintan, Apri Sujadi menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini sebagai bentuk kerjasama Pemkab Bintan diberbagai bidang yaitu bidang pendidikan, bidang penelitian dan juga di bidang pengabdian masyarakat.

“Dengan adanya MoU ini, tentunya akan membantu pemerintah daerah dalam menyukseskan pembangunan. Khusus dalam rangka pemulihan ekonomi desa tentunya kita berharap agar MoU ini mendapatkan
masukan dan kajian dari pihak UMRAH khususnya lagi dalam penguatan kapasitas peran BUMDes di desa-desa,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis PMD Kabupaten Bintan, Ronny Kartika menuturkan bahwa Tridarma yang meliputi pendidikan, penelitian, dan juga pengabdian masyarakat, akan memiliki kontribusi yang besar kepada daerah yang dalam waktu dekat ataupun panjang, akan ikut mempengaruhi sektor perekonomian daerah itu sendiri.

Dengan penelitian dan kerjasama yang dilakukan oleh perguruan tinggi terhadap daerah itu sendiri, tentunya ikut membantu proses pengembangan suatu daerah.

“Ini adalah upaya Pemerintah Kabupaten Bintan yang tujuan akhirnya sebagai bagian dalam menggerakkan kembali roda perekonomian daerah, dan tentunya perlu stratregi dan konsep yang melibatkan perguruan tinggi serta kerjasama bagi pemerintahan desa sendiri tentunya akan memberikan banyak hal,” tegasnya.

Dikatakannya juga bahwa adanya MoU ini tentunya akan membuka kerjasama dibidang pengembangan pemberdayaan masyarakat dengan program yang sudah dikaji secara ilmiah oleh Lembaga Perguruan Tinggi.

Tak hanya itu, tentunya juga akan memberikan peluang untuk warga masyarakat Bintan, terutama mahasiswa dan alumni UMRAH untuk mendarmabaktikan ilmu, pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki. Nantinya dapat diimplementasikan di Kabupaten Bintan melalui kegiatan pendampingan antara lain; Pendampingan Pemberdayaan masyarakat desa, Pendampingan Pemberdayaan ekonomi desa, Pendampingan perencanaan Desa, Pendampingan pemanfaatan informasi dan teknologi, Pendampingan Pemilihan Kepala Desa dan perangkat desa, Pendampingan Kelembagaan desa dan lembaga desa, Pendampingan Strategi Pengembangan BUMDES, Pendampingan Pemanfaatan dan pengelolaan potensi local desa,Pendampingan Peningkatan kapasitas dan kualitas Kepala desa dan Perangkat Desa, serta Pendampingan Pengelolaan keuangan Desa.(aiq)