Batam

Penerapan Protkes Turun, Kasus Covid-19 Naik Terus, Capai 1.171

Infografis peta situasi terkini positif Covid-19, Minggu (20/9). 

BATAM, POSMETRO.CO: Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota, Didi Kusmarjadi menyampaikan adanya penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Batam berjumlah 11 orang pada Minggu (20/9). Data ini terdiri dari 5 orang laki-laki dan 6 orang, dengan nomor kasus 1.160 hingga 1.171.

Dari jumlah tersebut pasien ini memiliki beragam pekerjaan. Di antaranya Nakes-ASN Pemko dua orang, seorang Nakes-ASN Pemprov, tidak bekerja satu orang, honorer Pemko satu orang, karyawan swasta dua orang, seorang pelajar, dan seorang belum sekolah.

“Dari kasus di atas ada bayi 9 bulan. Ia melakukan pemeriksaan swab mandiri pada salah satu laboratorium klinik swasta. Karena ada kontak erat dengan terkonfirmasi positif kemungkinan orangtunya. Ia mengalami gejala demam dirawat di RS Awal Bros,” jelas Didi.

Sementara riwayat perjalanan kasus terpapar lainnya dikarenakan melakukan pemeriksaan swab. Sehubungan dengan kontak erat di
lingkungan tempat tugasnya, tanpa keluhan atau mengalami keluhan. Pemeriksaan secara mandiri karena keluhan sakit, atau kontak dengan kasus terkonfirmasi lainnya.

“Keluhan bermacem ada yang deman, mual disertai muntah. Ada juga yang deman, batuk dan pilek. Klasifikasinya ada suspek dan asimptomatik,” beber Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam itu.

Pasien ini dalam perawatan di sejumlah rumah sakit. Seperti RSKI Covid-19 Galang, RS Awal Bros, RS Bhayangkara Batam, RS Budi Kemulian, RSUD Embung Fatimah, dan RS Badan Pengusahaan Batam.

Berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam terhadap seluruh klaster. Disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru. Hal ini sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protkes diberbagai aktivitas.

“Sehingga nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai klaster maupun kasus baru,” ucapnya.

Didi mengimbau agar masyarakat Kota Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tetap di rumah saja. Jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker.

Sedangkan pasien yang sembuh hanya 1 orang yakni nomor kasus 802 yang saat ini telah menyelesaikan masa isolasi di rumah sakit di Kota Batam. Karyawan swasta ini sudah diperbolehkan pulang.(hbb)