Batam

Warga Terpapar Covid-19 di Batam Terus Bertambah, Capai 938 Kasus

Infofrafis Covid-19 Dinas Kesehatan Kota Batam.

BATAM, POSMETRO.CO: Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam kembali mencatat seorang warga meninggal dunia terkonfirmasi positif. Pria berusia 68 tahun ini datang berobat ke UGD salah satu rumah sakit. Dengan keluhan demam naik turun disertai batuk kering dan pilek.

“Setelah dilakukan perawatan secara intensif, yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia. Di klasifikasi probable, dan dalam perawatan di RS Awal Bros,” kata Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam Didi Kusmarjadi berdasarkan rilis yang disampaikan, Jumat (11/9) malam.

Pasien yang dipaparkan merupakan temuan kasus baru ini dari 21 orang yang terdiri dari 11 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Dengan capaian angka 896 hingga 916 kasus. Dengan beragam pekerjaan, satu orang tidak bekerja (kasus meninggal), tiga orang IRT, tiga orang wiraswasta, seorang pelajar, dua orang anggota Polri, satu orang Nakes-ASN, satu orang Nakes-Swasta, karyawan swasta delapan orang, dan seorang ASN.

Lebih lanjut riwayat perjalanan pasien yang terpapar dari keluhan sakit maupun pemeriksaan mandiri guna keperluan, dan kontak erat dengan kasus terkofirmasi positif Covid-19. Untuk penangganan ditempatkan disejumlah rumah sakit rujukan seperti RSKI Covid-19 Galang, RS Awal Bros, RSUD Embung Fatimah, RS Bhayangkara, RS Elizabeth Lubuk Baja, dan RS BP Batam.

Kemudian, perkembangan pasien yang sembuh yang merupakan warga Kota Batam menunjukan trend baik. Ada lima orang dengan nomor kasus 728, 729, 730, 731 dan 732 yang saat ini telah menyelesaikan masa isolasi dan perawatan di rumah sakit di Kota Batam. Dengan berbagai pekerjaan guru, IRT, Nakes P3K RSUD EF, RSGH, dan CS ruang Tun Sundari RSUD EF.

Sementara rilis, Sabtu (12/9) kasus baru juga bertambah 22 orang. Terdiri atas 15 orang laki-laki dan tujuh orang perempuan. Dengan nomor kasus 917 hingga 938. Rincian dua orang Nakes, seorang ASN Pemko, 12 karyawan swasta, dua orang karyawan BUMN, seorang buruh elektrik, P3K instansi vertikal, dua orang wiraswasta, dan satu orang IRT.

Mereka dalam penangganan di RSKI Covid-19 Galang, RS Elizabert Lubuk Baja, RSUD Embung Fatimah, RS Soedarsono Darmosoewito (RSSD), dan RS Budi Kemulian (RSBK). Perjalanan kasus pemeriksaan mandiri guna keperluan, pemeriksaan ditempat tugas, keluhan sakit, dan kontak erat dengan terkonfirmasi.

Perkembangan kasus Covid-19 di menuju trend pasien yang sembuh merupakan warga Kota Batam sebanyak 18 orang. Dengan terkonfirmasi positif nomor 546, 601, 602, 604, 664, 665, 668, 669, 688, 698, 709, 739, 765, 766, 786, 787, 788, dan 789. Mereka yang sembuh didominasi pekerja Nakes baik ASN maupun swasta sekitar 14 orang, lalu P3K kasir IGD RSUD EF, IRT, belum sekolah, dan pelajar.

Telah disimpulkan sementara bahwa saat ternyata terlihat kembali adanya kenaikan jumlah kasus baru. Hal ini tegas Didi, sehubungan adanya penurunan tingkat kedisplinan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan diberbagai aktivitas sehari-hari. Sehingga hal ini nantinya memungkinkan terjadi pertumbuhan kembali kasus Covid-19 yang berkaitan dengan berbagai klastet tersebut ataupun kasus baru yang terjadi baik dari transmisi lokal maupun import.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam kembali mengimbau agar masyarakat Batam agar tetap mengikuti anjuran Pemerintah. Dengan menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan gunakan masker. Jaga kesehatan dengan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur dan istirahat yang cukup.

“Mereka yang dinyatakan sembuh diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Kesemuanya dalam keadaan sehat dan stabil,” sebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam itu.

Dari data up date Covid-19, Sabtu (12/9). Total kasus mencapai 938 kasus. Yang sembuh sebanyak 558 orang, meninggal 38 orang, dalam perawatan 342 orang. Dan zona merah kembali menyelimuti delapan kecamatan mainland yakni Batamkota, Bengkong, Lubukbaja, Batuaji, Seibeduk, Sagulung, Sekupang, dan Nongsa. Kecuali Batuampar yang masih belum berubah zona yakni merah muda. Sedangkan zona kuning masih stagnan di Kecamatan Bulang. Sementara Belakangpadang dan Galang masih bertahan di zona hijau.(hbb)